Kenapa Trading di Bursa Saham Amerika

Kenapa Trading Di Bursa Saham Amerika

Kenapa Trading di Bursa Saham Amerika

Kenapa trading di Bursa Saham Amerika? Salah satu berita menarik yang saya baca dari koran Kompas pada 11 Januari 2020 lalu adalah bahwa Bursa Efek Indonesia mengindikasikan adanya 41 saham gorengan, dan BEI akan melakukan pengawasan ketat terhadap saham-saham tersebut. Untuk saham-saham dengan kapitalisasi rendah, sangatlah mudah untuk dilakukan praktik goreng-menggoreng seperti ini. Dengan kapitalisasi saham-saham di bursa US yang sedemikian besarnya, maka praktek gorengan itu luarbiasa sulit terjadi. Pilihan saham-saham yang sulit digoreng itu pun sedemikian banyaknya, sehingga kita bisa benar-benar melakukan diversifikasi terhadap aset kita. Karena seperti kita ketahui, diversifikasi merupakan suatu metode untuk melindungi aset kita dari resiko bila salah satu aset kita mengalami masalah. Dengan memilih banyak saham yang berkualitas bagus di bursa saham Amerika, aset kita akan menjadi tahan goncangan dan ini salah satu alasan kenapa trading di bursa saham amerika

Kita akan trading pada Bursa Saham Amerika, dimana US Market merupakan pasar perdagangan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Bursa Saham Amerika jauh lebih besar daripada bursa di Indonesia. Menurut press release dari IDX (Indonesia Stock Exchange) pada 27 Desember 2019, kapitalisasi seluruh saham pada saat itu adalah 7.247 trilliun rupiah. 

Sementara kapitalisasi satu saham Apple saja adalah 1,38 Trilyun dollar. Yang berarti adalah sekitar 18.874 trilyun. Kapitalisasi satu saham Apple saja sudah 2.5 kali lipat dari seluruh kapitalisasi saham di Indonesia. Tidak bisa dibayangkan seberapa besar kapitalisasi seluruh saham di Amerika. Hal ini sangatlah ideal, karena hal ini membuat saham-saham yang berkualitas disana sangatlah sulit untuk ‘digoreng’. 

Kita tentunya mengenal Apple dimana gadgetnya sangat terkenal di seluruh dunia, Microsoft dimana kita sedari dulu selalu menggunakan softwarenya untuk menjalankan laptop, mengetik makalah, atau membuat presentasi, kita mengenal Tesla dimana mobil listriknya sangat terkenal. Juga kita mengetahui Netflix yang sangat digandrungi penikmat film di seluruh dunia dan Google dimana kita menggunakan operating systemnya untuk HP yang kita gunakan sehari hari. Banyak sekali perusahaan bertaraf dunia diperdagangkan pada bursa US. Kita bisa naik level dari memiliki kepemilikan perusahaan bertaraf nasional ke perusahaan bertaraf internasional. Dan keunggulan dari mereka tentunya memiliki likuiditas yang sangat tinggi, serta sangat diminati oleh investor-investor besar di seluruh dunia.

Selain itu, kapitalisasi yang demikian besarnya juga berarti terdapat likuiditas yang sangat tinggi. Pada bursa dengan kapitalisasi kecil, sering kita jumpai saham yang biarpun sudah naik harganya, tapi tidak bisa dijual karena tidak ada yang mau beli. Atau saham yang turun harganya, namun kita tidak bisa exit position karena tidak ada yang mau beli. Hal ini tidak akan terjadi bila likuiditasnya tinggi, seperti beragam pilihan saham bluechip pada US market. Saking besarnya likuiditasnya, selalu akan ada yang membeli dan menjual di Bursa Saham Amerika

Pada berita pasar dalam negeri diatas, terdapat laporan OJK yang menyatakan bahwa ada 41 saham yg rutin digoreng oleh pihak dalam negri. Dalam trading di US market termasuk menggunakan option, adalah luar biasa sulit terjadi penggorengan semacam itu. Dan juga tahun 2019 lalu tercatat IHSG hanya mengalami kenaikan 2.18% selama setahun dan ini tergoling kecil. Dalam setahun ini pasti ada kenaikan dan penurunan dari harga saham2nya. Sayangnya penurunan saham tidak mampu kita kapitalisasi karena kita hanya mampu buy dan berharap naik. Dengan bertransaksi di US market, kita bisa mengambil arah uptrend, downtrend, bahkan sideways, yang berarti kesempatan kita mencapai profit berkali lipat lebih banyak

Salah satu perbedaan lain dari bursa Indonesia adalah kemampuan kita untuk melakukan short selling. Bursa Amerika merupakan gambaran ekonomi global, dimana dengan melakukan trading di dalamnya, kita bisa mengikuti trend global yang terjadi di seluruh dunia dan trend tersebut bisa naik ataupun turun. Saat ekonomi dunia bergejolak sehingga terjadi penurunan, misalnya sebagai imbas dari ketegangan yang diakibatkan Perang dagang US dengan China, kita bisa memperoleh keuntungan darinya dengan melakukan selling saham walaupun tidak memiliki sahamnya. Hal ini membuat kita tidak hanya melulu harus buy dan hold, sehingga kita terus merasa kecewa saat bursa secara keseluruhan sedang down.

Demikian informasi kenapa trading di bursa saham amerika. Semoga berkenan

Satu keunikan lain dari saham US adalah jumlah satuan yang bisa dibeli disana. Pada masa dahulu, terutama di bursa lokal, ditetapkan bahwa kita harus membeli 500 lembar per 1 lot saham. Di saat itu, bursa US memberlakukan peraturan bahwa 1 lot saham adalah 100 lembar saham. Seiring berjalannya waktu, di bursa Indonesia, kita dapat membeli 100 lembar saham per 1 lotnya. 

Namun bursa US memberlakukan kebijakan yang lebih lunak lagi, bahwa kita bisa melakukan pembelian sebesar 1 lembar saham saja. Perkembangan terkini pada bursa Amerika adalah kita bisa membeli bahkan 0.01 lembar saham. Hal ini menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa dari kepemilikan saham di bursa Amerika. Bayangkan bahwa dengan uang puluhan ribu saja kita bisa membeli saham internasional seperti Facebook, Google, Microsoft, dan saham-saham berkualitas lainnya. Tentunya hal ini akan sangat signifikan dalam upaya kita untuk berinvestasi. 

Terutama bila kita menggunakan teknik menabung saham, dimana kita setiap bulan menyisihkan sedikit demi sedikit uang untuk menabung dalam bentuk saham. Bila dengan uang sedikit saja ( tidak lebih dari Rp 50.000 RUPIAH) kita bisa membeli saham bluechip bertaraf internasional ini, investasi kita akan menjadi sangat berkualitas tinggi.

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta

Perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Apa perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Pada masa sekarang ini orang sering salah paham mengenai kontrak US Stocks Options dan Binary Options. Keduanya merupakan instrumen investasi yang berbeda. Sebuah kontrak US Stocks Options adalah instrumen finansial yang merupakan suatu derivatif (turunan) dari suatu underlying tertentu yang didasarkan pada harga sekuritas tersebut, misalnya saham, indeks, komoditas, atau futures. Kontrak ini memberi hak untuk menjual atau membeli suatu asset nyata pada harga tertentu sebelum masa kadaluarsa dari kontrak tersebut.

Sebelum masuk pembahasan detail, ada baiknya kita membaca juga artikel menarik yang sudah disiapkan untuk pembaca supaya lebih mengenai trading US Stock Options terutama Options Selling lebih detail 

(Langsung Klik saja judulnya untuk akses ke artikel)

  1. Arti dan pengertian trading options
  2. Keuntungan trading Stock Options
  3. Memilih Brokers stock options di Indonesia
  4. Profit konsisten di bursa saham amerika dengan options selling
  5. Persentase profit ideal trading saham dan options
  6. Mengenal potensi selling options on future
  7. trading options selling dengan probabilitas tinggi
  8. Memahami trading options selling
  9. Tawar saham dan dapatkan profitnya
  10. Apakah bisa trading for living

Sedangkan berdasarkan definisi dari investopedia, Binary Options adalah suatu produk finansial dimana sang pembeli produk tersebut menerima pembayaran, atau kehilangan modal investasi, berdasarkan apakah bila nantinya Options tersebut in the money. Profit dari Binary Options ini adalah didasarkan pada pilihan sederhana, yaitu ‘yes’ atau ‘no’ saja, hal ini yang menyebabkannya disebut ‘Binary’. Binary Options juga memiliki waktu atau tanggal kadaluarsa. Pada saat kadaluarsanya, harga dari trade yang kita ambil harus berada pada sisi yang benar terhadap strike price kita agar mendapatkan Profit. Sebuah kontrak Binary akan di-exercise secara otomatis, yang berarti keuntungan atau kerugian akan dikreditkan atau didebitkan secara otomatis pada account sang trader sewaktu option tersebut kadaluarsa.  

Keduanya memiliki persamaan terms, seperti misalnya penamaan kontrak call & put. Pada US Stocks Options, kontrak call mengizinkan pembelinya untuk membeli suatu aset pada harga yang ditentukan, serta kontrak ini memiliki jangka waktu kadaluarsa tertentu. Sementara, kontrak put mengizinkan pembelinya untuk menjual suatu aset pada harga yang ditentukan, serta kontrak ini memiliki jangka waktu kadaluarsa tertentu. Pada Binary Options, penggunaan terms call & put mengacu pada arah transaksi, apakah naik atau turun.

          Transaksi US Stocks Options bisa dilakukan pada berbagai aset finansial, seperti saham, indeks, ETF, futures, komoditas, mata uang (forex), dan berbagai instrumen lainnya. Salah satu contoh transaksi dari US Options pada pasar saham adalah seperti ini. Misalkan harga saham Apple (AAPL) adalah 208.15$ per lembar dan seseorang percaya bahwa akan terjadi kenaikan harga saham, maka seorang trader akan memutuskan untuk membeli suatu kontrak call Options (untuk arah naik) selama 25 hari ke depan, pada strike price 215$, seharga 3.50$ per lembar saham. Jumlah modal yang anda keluarkan misalnya adalah 350$ per kontrak (3.50$ x 100 lembar saham). Bila harga saham tersebut naik ke 225$ selama 25 hari ke depan, pada masa kadaluarsa Options kita akan bernilai 10$ per lembar saham, karena kita dapat exercise option tersebut (kegiatan melikuidasi kontrak options menjadi bentuk saham nyata) sehingga kita mendapatkan saham tersebut senilai 215$ per lembar, lalu langsung menjualnya senilai 225$ per lembar. Profit dari posisi ini adalah ((10$-3.5$) dibagi 3.5$ x 100%) yaitu 185%, karena kita hanya membayar 350$ dan mendapatkan 1000$. Return ini lebih tinggi dibanding membeli harga sahamnya yang berarti kita harus keluar modal 20.815$ (208.15$ x100 lembar saham) untuk mendapatkan hasil akhir investasi sebesar 22.500$, yaitu Profit sebesar 8.09%.

Trading Binary Options juga bisa dilakukan dengan basis mata uang (forex), uang digital, saham, indeks, atau komoditas. Contohnya pada basis mata uang (forex) adalah seperti ini. Misalkan saat ini mata uang EUR/USD berkisar pada 1.104180. Pembeli Binary Options memilih strike price pada harga saat itu, yaitu pada 1.104180. dan kadaluarsa semenit kemudian. Payout ditentukan sebesar 87%. Pembeli memutuskan arahnya akan naik maka diambil posisi call. Maka bahwa bila harga ditutup di atas strike price tersebut, maka pembeli kontrak akan mendapatkan 87% dari nilai modal, dan bila ditutup di bawah strike price itu, maka akan kehilangan seluruh modal. Andai bila seorang pembeli kontrak meresikokan 350$. Maka jika harga saham tersebut ditutup pada masa kadaluarsa sesuai arah yang dipilih, yaitu naik dan dirinya benar, maka Options tersebut kadaluarsa in the money dan pembeli kontrak akan mendapatkan 87% keuntungan, yaitu 304.5$ (87% x 350$). Bila pada saat kadaluarsa strike price yang dipilih adalah salah arah (out of the money), maka transaksi tersebut mengalami kerugian 350$, yaitu modal awal menjadi hangus (0$)

Sedangkan contoh lainnya transaksi dari Binary Options pada indeks saham adalah seperti ini: Misalkan Indeks S&P 500 (SPX) yang merupakan gabungan dari 500 saham terbaik di Amerika Serikat, pada saat ini berkisar pada 2928.05$. Pembeli Binary Options memilih strike price pada harga saat itu, yaitu pada 2928.05$. dan kadaluarsa semenit kemudian. Misal ditentukan bahwa bila harga ditutup di atas strike price tersebut, maka pembeli kontrak call akan mendapatkan 30% dari nilai modal, dan bila ditutup di bawah strike price itu, pembeli kontrak put (arah turun) akan mendapatkan  30% dari modal. Andai bila seorang pembeli kontrak merasa arahnya naik dan membeli kontrak call, serta meresikokan 350$. Maka jika harga saham tersebut ditutup pada masa kadaluarsa sesuai arah yang dipilih, apakah naik atau turun dan dirinya benar, maka Options tersebut kadaluarsa in the money dan pembeli kontrak akan mendapatkan 30% keuntungan, yaitu 105$ (30% x 350$). Bila pada saat kadaluarsa strike price yang dipilih adalah salah arah (out of the money), maka transaksi tersebut mengalami kerugian 350$, yaitu modal awal menjadi hangus (0$).

Kedua kontrak ini memiliki nama yang hampir sama, tapi keduanya adalah transaksi yang sama sekali berbeda. Dan hal ini sangat menentukan pemilihan investasi kita.

Mari kita telaah satu-satu apa perbedaan binary options dan US Stocks Options dan apa yang paling membedakan walaupun keduanya memiliki nama Options dalam nama mereka.

Perbedaan pertama Binary options dan US Stock Options adalah adanya aset nyata dan tidak adanya aset nyata. Kontrak US Options yang nyata mengizinkan kita untuk benar-benar melakukan trading dan mempunyai kuasa terhadap aset (saham, index, futures, atau commodity) yang direpresentasikannya. Misalnya adalah bila kita memiliki kontrak option Call pada saham Netflix (NFLX), kita memiliki hak untuk membeli saham Netflix pada harga yang kita tentukan, kapanpun sebelum kontrak berakhir, dan memiliki kontrak Put pada saham Baidu (BIDU), kita memiliki hak untuk menjual saham Baidu yang kita miliki pada harga yang kita tentukan bahkan bisa dijadikan suatu asuransi untuk melindungi aset saham kita tersebut, seperti layaknya kita memiliki asuransi rumah atau mobil. Ini menunjukkan bahwa trading US Options memiliki kuasa terhadap sekuritas (saham) apapun yang ada pada bursa saham. Hal ini juga berlaku pada indeks, futures, mata uang, ETF, atau komoditas yang kita beli kontrak Optionsnya. 

Sebagai contoh kita bisa berasumsi saham Bank of America (BAC) akan naik, kita beli Option Callnya, lalu saat harga sudah sesuai, kita bisa mengeksekusinya untuk mendapatkan saham BAC yang real dengan harga diskon, atau menjual kontraknya yang harganya sudah melambung, tanpa harus menunggu kontrak kadaluarsa. Juga misalnya kita memiliki saham Facebook (FB), dan kita khawatir akan putusan sidang kasus Cambridge Analytica yang bisa membuat sahamnya jatuh, kita bisa beli kontrak put, sehingga sejatuh apapun sahamnya, kita punya jaminan untuk locking harganya sesuai level harga yang kita mau.

Sementara sebuah kontrak Binary Option Call tidak bisa di-exercise (dijadikan nyata sebagai saham) untuk membeli aset yang terkait dengannya. Contohnya kontrak Binary option call tidak dapat dipakai membeli saham Apple (AAPL). Atau suatu kontrak Binary Options Put tidak bisa dipakai untuk menjual saham Facebook (FB) walaupun kontrak tersebut adalah Options terhadap saham Facebook, dan kalaupun kita memiliki saham Facebook, kontrak tersebut tidaklah terkait dan tidak bisa kita jadikan proteksi asuransi terhadap saham Facebook kita tersebut

Jadi kesimpulannya adalah bahwa apa yang diwakili dari kontrak Binary adalah suatu tampilan harga pada aplikasi/software yang kita tebak arahnya. Sementara US Stocks Options melakukan trading terhadap aset real di bursa tertentu terutama di Bursa Saham Amerika (NYSE) yang benar-benar kita miliki secara nyata. Namun di sisi lain bagi para peminat trading Binary Options, walaupun hal ini membuat mereka tidak berinvestasi secara nyata, namun mungkin bisa membantu mereka mengenal dunia investasi, sebelum melangkah lebih dalam ke trading Options yang lebih kompleks & profitable.

Perbedaan kedua dalam perbedaan Binary Options dan US Stocks Options  adalah bahwa dalam trading US Options, kita melakukan transaksi bersama sesama trader, sedangkan pada Binary Options kita dibuat seolah transaksi dengan market. Pada Binary Options tidak ada market dimana kita bertransaksi dengan trader lain seperti pada pasar saham atau pasar Options

Pada trading Options, kita memperdagangkan kontrak dengan atau melawan trader Options lain atau market maker (penjamin likuiditas). Ini berarti bahwa kita dapat membeli DAN menjual kontrak Options yang kita miliki kapanpun kita mau sebelum masa kadaluarsa kontrak. Sementara pada hampir semua broker Binary Options, karena kita hanya trading seperti di simulasi, dan tidak ada market antara sesama trader, maka terpaksa kita tidak dapat menjual kontrak setelah kita ‘membeli’ dan dipaksa berkomitmen untuk bertahan sampai kita mendapatkan salah satu dari dua hasilnya, yaitu MENANG atau KALAH. 

Pada masa sekarang ini, terdapat juga juga segelintir broker Binary yang jumlahnya sangat kecil yang bisa exit posisi dengan menjual posisi saat kita unggul atau loss sebelum kontrak berakhir, namun tetap transaksi yang kita lakukan adalah terhadap broker. Dan sisa dana yang bisa diselamatkan bila analisa salah atau sebagian Profit yang bisa diambil duluan sebelum waktu kadaluarsa adalah terbatas dan persentasenya profit ditentukan sepihak oleh broker, bukan ditentukan harga market yang sebenarnya. 

Hal ini membuat persentase dana yg bisa kita ambil kurang bagus, berbeda dengan bila kita ambil dengan harga market berdasarkan transaksi harga pasar. Suatu catatan dari ketidakmampuan kita close posisi sebelum masa kadaluarsa pada broker Binary Options, adalah bahwa hal ini punya sisi positif lain bagi pemula, karena transaksinya menjadi lebih sederhana dan mudah dimengerti, dimana kita tinggal berpasrah pada hasil akhir. Namun perlu kita ingat, bahwa apabila semuanya ditentukan broker, probabilitas dan rasio Profit Loss broker yang kita lawan adalah lebih baik dari kita, dan dalam jangka panjang mereka akan lebih unggul & Profitable.

Perbedaan ketiga dari perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah dari segi persentase profit. Karena kontrak Binary adalah sebuah transaksi buy Options, mari kita bandingkan antara kontrak buy US Options dan kontrak Binary Options. Dimana probabilitas suatu transaksi buy Options memiliki disadvantages dibanding sell Options

Sebuah kontrak Binary Options memiliki persentase pembayaran yang ditetapkan di awal, umumnya di kisaran 82-92% atau bahkan 75%. Kadang cuma 30% bila broker tersebut menilai underlying tersebut transaksinya kurang likuid. Hal ini membuat broker memiliki edge & risk reward ratio yang tinggi, dan berarti suatu ketimpangan untuk profitabilitas kita bila bertransaksi buy contract Binary Options. Karena bila arah yang kita pilih benar dan bergerak sangat jauh, hasil yang kita capai maksimum hanyalah sebesar payout yang diberikan oleh broker

Sementara kontrak buy US Options, pada buy put ataupun buy call, memiliki keuntungan yang tidak terbatas, karena semakin cepat dan semakin jauh harga bergerak searah dengan prediksi kita, makin besar dan berlipat Profit kita. Walaupun memang, kondisi ideal tersebut akan jarang terjadi. Namun bila terjadi, alangkah tidak menguntungkannya bila keuntungan kita dipatok cuma sekian persen. 

Pada contoh yang saya berikan di halaman awal, bisa dilihat bahwa transaksi buy Options AAPL tersebut memiliki Profit 185%, sedangkan pada contoh Binary Options di awal, terdapat contoh yang langsung ditulis berdasarkan transaksi dari apps android dari 2 broker Binary Options, dimana yang satu memberikan return maximal 87% pada transaksi Binary Options on forex, dan satunya lagi memberi return 30% saat bertransaksi indeks. 

Hal ini adalah suatu ketimpangan, karena pada saat melakukan transaksi buy Options, probabilitas akan selalu menjadi lebih rendah berbanding dengan sisi seller, ataupun di Binary Options adalah keuntungan bagi sisi broker (karena kita melawan broker) jadi akan lebih ideal bila profitnya tidak dibatasi baru terjadi suatu transaksi yang lebih fair.

Perbedaan keempat  dalam perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah bahwa saat melakukan transaksi US Options anda benar benar melakukan trading. Trading adalah berarti anda bisa menjual dan membeli. Jadi saat kita membeli sesuatu pada suatu harga, dan menjualnya pada harga yang berbeda, atau sebaliknya. Yaitu kita menjual sesuatu dan membelinya pada harga lainnya, itulah yang namanya transaksi trading

Kumpulan transaksi buy & sell ini akan membuat market dimana harga akan selalu berimbang dan ideal untuk kita ambil. Sementara pada Binary Options kita tidak bisa menjadi Seller

Kegiatan selling Options dalam US Options merupakan suatu hal yang sangat profitable. Dimana kita bisa menempatkan diri kita sebagai seller berarti kita adalah seperti owner perusahaan asuransi dimana kita bisa mendapatkan trading yang berprobabilitas sangat tinggi untuk mendapatkan penghasilan yang konsisten. Dengan selling Options, kita bisa juga menawar saham tapi mendapatkan juga ‘ongkos tawar walaupun tidak membeli sahamnya, membeli saham dengan harga diskon, menyewakan saham, dan berbagai manfaat lainnya. Jadi cukup fair, dimana kita bisa menjadi buyer namun juga bisa menjadi seller, dan dalam menjalankan keduanya, kita mendapatkan fair price berdasarkan harga pasar yang seimbang karena harganya akanlah adil berdasarkan begitu banyak jumlah transaksi yang ada.

Jadi, kesimpulannya US  Stocks Options akan ditradingkan pada bursa publik kepada trader Options lainnya atau market maker kapanpun sebelum kontraknya kadaluarsa. Jadi pada saat analisa kita terasa salah, kita dapat memindahtangankan kontrak kita untuk mengambil dana yang tersisa dalam kontrak tersebut, seperti halnya kita melakukan trading saham. Dalam US Options terdapat market nyata yang di dalamnya terdapat pembeli dan penjual, dimana mereka itu dapat melakukan trading dengan diri kita. Hal ini juga menyebabkan jumlah dana yang bisa kita selamatkan atau take Profit sebelum masa kadaluarsa berada pada persentase yang bagus dan akurat, karena sesuai dengan harga real market, bukan ditentukan sepihak.

 Sedangkan dalam hampir semua broker Binary Options, kita dapat membeli namun kita tidak mampu menjualnya kepada Options trader lainnya. Setelah kita ‘membeli’ sebuah kontrak Binary Options, kita dipaksa untuk memegang kontrak tersebut sampai hasilnya tuntas, atau dengan kata lain, kita wajib bertahan sampai masa kadaluarsa. Tak ada jalan lain untuk menjual kontrak tersebut, dan pada saat kita sadar bahwa analisa kita salah (sebelum kontrak berakhir), kita tidak bisa membuang kontrak tersebut untuk menyelamatkan sisa dana yang kita miliki. Dengan kata lain, tidak ada Stop Loss. Jadi cuma antara kita menang atau kalah sesuai kriteria pemberi kontrak, jadi tidak seperti trading, lebih sepert gambling. Walaupun ada beberapa broker Binary yang bisa jadi pengecualian dalam hal ini, akan tetapi jumlah yang bisa diselamatkan atau take Profit sebelum kadaluarsa adalah persentase yang ditentukan sepihak oleh broker, bukan oleh market, yang berarti persentasenya tidak ideal, dimana bisa dibuat bahwa secara persentase, broker selalu profit dalam jangka panjang.

Perbedaan kelima dari perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah masa kadaluarsa kontrak (days to expiration) yang berbeda, dimana Binary Options memiliki masa kadaluarsa yang sangat singkat, sedangkan masa kadaluarsa US Options sangatlah panjang. Perbedaan yang paling besar dari keduanya adalah bahwa Binary Options memiliki jangka waktu kontrak yang luar biasa singkat, bahkan cuma selama 60 detik, sementara US Options memiliki kontrak terpendek selama sehari dan terpanjang selama lebih dari setahun bahkan ada yang sampai 2 (dua) tahun. Hal ini merupakan perbedaan yang sangat berpengaruh, karena kita akan memiliki waktu untuk dapat menganalisa suatu trade dengan menyeluruh, dan dapat melakukan manajemen terhadap trade kita seiring perjalanan waktu. Hal ini juga dapat memberi waktu pada aset underlying kita, apakah itu saham, futures atau aset lainnya, untuk bergerak searah dengan arah analisa kita.

Oleh karena itu, dengan membeli kontrak yang super singkat di Binary Options tersebut, berarti kita harus mendapatkan suatu kondisi harga dimana arahnya wajib searah prediksi dan harga tersebut langsung bergerak pada saat itu juga ke arah yang kita mau. Hal ini merupakan sesuatu yang bahkan sulit dicapai oleh seorang professional trader yang sangat berpengalaman. Bagi para profesional tersebut, kegiatan trading adalah dengan memberi aset underlying kita waktu untuk bergerak ke arah yang kita prediksi. 

Dengan mentradingkan masa kadaluarsa yang super singkat, kita seolah bertaruh pada suatu perjudian dengan rentang waktu 60 detik tanpa melakukan riset yang substansial yang mendasari tiap trade. Contohnya saja adalah dalam suatu uptrend atau downtrend yang kuat pun, harga tidak langsung segera naik atau turun sesuai prediksi, kita akan dapat terjebak pullback-pullback kecil yang mungkin selama satu atau dua bahkan lima menit yang sering terjadi dalam trend kencang, dan akun kita dapat habis karenanya. 

Oleh karena itu, masa kadaluarsa kontrak dan lamanya waktu trading merupakan suatu perbedaan mendasar antara berinvestasi dan berjudi. Namun memang, suatu kontrak yang selesai dalam semenit (60 detik) merupakan sesuatu yang sangat menggoda untuk mengisi waktu luang. 

Dalam salah satu iklan broker Binary Options disinggung bahwa apakah kita menghabiskan semenit waktu kita untuk memberi like pada komen orang tapi belum tentu dihargai oleh orang tersebut, apakah semenit itu digunakan untuk menulis komplain tentang  bos, atau hal tidak produktif lainnya. Iklan tersebut menegaskan akan lebih baik semenit waktu kita bertrading Binary Options. Jadi bagi orang yang ingin mendapatkan fun & excitement dalam semenit, dibanding melakukan hal yang tidak produktif, mungkin hal ini sesuatu yang ideal. Akan tetapi, ke depannya bila akan melakukan trading yang konsisten tidak ada salahnya mempelajari US Options terutama option selling agak bisa berinvestasi dan trading saham likes a pro di Bursa Saham Amerika (NYSE)

Perbedaan keenam dan perbedaan ini adalah perbedaan yang mendasar, adalah hampir tiadanya badan regulasi yang menjamin konsumen & mengawasi dengan ketat mayoritas broker Binary Options dari pelanggaran. Sebagian besar broker Binary Options berada pada negara yang tidak memiliki regulasi yang ketat terhadap investasi. Sementara broker dari US Options mempunyai regulasi yang ketat seperti dari SEC, CFTC, NFA dan badan resmi pemerintah lainnya. Hal ini menyebabkan broker tersebut merupakan bagian dari program perlindungan investor seperti Investor Compensation Scheme atau FINRA di Amerika Serikat. Hal ini menjamin bahwa uang kita tidak akan hilang bila penyebabnya adalah penipuan atau kebangkrutan broker. Dan pengawasan dari SEC, CFTC, dan NFA ini menjamin broker tersebut melakukan layanan sekuritas yang real pada bursa yang nyata, dan bukan hanya sebatas aplikasi elektronik. Kita menjadi tenang karena kita dilindungi oleh regulasi resmi dan oleh pemerintah, sehingga bila broker yang kita pakai bermasalah, kita bisa mandapatkan semua atau sebagian uang yang kita depositkan disana. Akan tetapi, saat kita berada pada broker yang tidak teregulasi, uang kita tentunya akan hilang bila broker tersebut bangkrut atau melakukan penipuan. Dengan begitu kita wajib ekstra hati-hati saat memilih broker Binary Options.

Untuk broker Binary Options di United Kingdom (Inggris), pada awalnya berada di bawah regulasi Gambling Commission (komisi perjudian), setelahnya mereka diambil alih oleh badan tertinggi pengawas finansial di Inggris, yaitu Financial Conduct of Authority (FCA). Pada tanggal 2 april 2019, mereka melarang sepenuhnya Binary Options di Inggris yang bisa dilihat dari web resminya (https://www.fca.org.uk/consumers/BinaryOptions). 

Sementara badan regulasi sekuritas Eropa yang disebut ESMA (European Securities and markets Authority) terus memperpanjang pelarangan terhadap Binary Options di Eropa yang bisa dilihat dari website resmi mereka (https://www.esma.europa.eu/press-news/esma-news/esma-renews-BinaryOptions-prohibition-further-three-months-2-april-2019). 

SEC (Security Exchange Commision) sendiri yang merupakan badan resmi pengawas sekuritas di Amerika memberikan warning terhadap Binary Options (https://www.sec.gov/investor/alerts/ia_Binary.pdf) dan CFTC (US Commodity Futures Trading Commission) atau badan pengawas perdagangan komoditas & futures di amerika juga memaparkan banyak kasus yang melibatkan broker Binary Options dimana terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap hak konsumen.  (https://www.cftc.gov/ConsumerProtection/FraudAwarenessPrevention/CFTCFraudAdvisories/fraudadv_BinaryOptions.html). 

Terdapat 3 kerugian yang dilakukan oleh banyak broker Binary Options illegal, yaitu penolakan mengembalikan dana kepada konsumen (withdrawal), pencurian identitas (identity theft), dan manipulasi software agar konsumen terus kalah (bisa dilihat di website resmi pemerintah amerika pada https://www.investor.gov/protect-your-investments/fraud/types-fraud/BinaryOptions-fraud). Serta berbagai warning dari regulator di negara-negara dunia termasuk OJK di negara kita (https://banjarmasin.tribunnews.com/2017/10/14/ojk-waspadai-optionBinary-dan-cryptocurrency-ini-alasannya). 

Pesan moral disini adalah boleh saja melakukan trade Binary Options, namun anda harus ekstra hati-hati dalam pemilihan broker anda.

Illustrasi badan-badan pengawasan transaksi keuangan yang sangat berpengaruh di dunia

Perbedaan ketujuh dari apa perbedan Binary Options dan US Stocks Options adalah tentang transaksi keuangan kita saat deposit dan withdraw. Seperti yang tertulis di perbedaan sebelumnya, regulasi yang dimiliki broker US Options sangatlah ketat karena benar-benar diawasi oleh pemerintah, dan kerugian nasabah juga bisa ditanggulangi pemerintah bila terjadi kebangkrutan. Oleh karena itu saat kita membuat suatu akun trading US Options resmi, kita akan seperti berhadapan dengan institusi keuangan yang memiliki tanggung jawab nyata, persis seperti membuat akun bank resmi. 

Hal ini yang menyebabkan kenapa kita tidak bisa hanya mentransfer dengan mudah. Seperti misalnya hanya dengan mengisi form sederhana dan mengisi akun dengan kartu kredit, yang bisa dilakukan dengan broker Binary Options. Institusi finansial resmi (broker US Options) akan melakukan screening yang ketat pada kita untuk memenuhi regulasi pemerintah demi kita mendapat jaminan resmi. Selain itu regulasi anti Money Laundering yang ketat akan diimplementasikan kepada kita untuk menjamin dana kita bukan berasal dari kegiatan pencucian uang. 

Setelah memenuhi seluruh syarat tersebut dan kita diterima sebagai nasabah, kita akan menerima jaminan pengawasan dari pemerintah, dan bahkan regulasi seperti contohnya FINRA akan membuat kita dapat memperoleh penggantian dana sejumlah maksimum 500.000$ bila broker kita bangkrut. Berlawanan dengan broker US Options, broker Binary Options tidak memiliki regulasi ketat, sehingga kemudahan deposit kepada mereka adalah hampir seperti pada situs e-commerce, sehingga pembayaran kartu kredit bisa diterima dan pendaftaran juga cukup email saja. Inilah yang menyebabkan broker Binary Options bertambah dan makin lama semakin banyak karena kemudahan deposit kepada mereka. Keunggulan situasi ini adalah, bahwa banyak yang bisa iseng-iseng mencoba2 Binary Options  secara mudah.

Untuk broker US Options, berlawanan dengan perbedaan di atas, dimana  pendaftaran mereka yang sulit & proses deposit yang ketat, sangatlah mudah untuk menarik dana kita, baik dana awal maupun dana Profit ke rekening bank kita. Sementara pada broker Binary option tertentu, karena tiadanya regulasi, proses penarikan kita berpotensi dipersulit, bahkan ada banyak kasus yang dilaporkan kepada badan pengawasan di amerika, yaitu CFTC (US Commodity Futures Trading Commission) dimana terjadi penolakan terhadap proses penarikan dana yang bisa dibaca di website CFTC langsung (https://www.cftc.gov/ConsumerProtection/FraudAwarenessPrevention/CFTCFraudAdvisories/fraudadv_BinaryOptions.html). 

Bukan berarti semua broker tersebut akan melakukan hal ini, namun kita wajib berhati-hati, seperti yang tertulis para perbedaan sebelumnya, bahwa kesulitan penarikan uang (withdrawal) adalah keluhan yang dikeluhkan nasabah Amerika terhadap pemerintahnya (https://www.investor.gov/protect-your-investments/fraud/types-fraud/BinaryOptions-fraud).

Kesimpulan dari semua perbedaan Binary Options dan US Stocks Options tersebut adalah sangat berbeda bahkan ada 7 (tujuh) perbedaan yang mendasari nya walaupun US Options dan Binary Options memiliki persamaan nama akan tetapi merupakan suatu instrumen transaksional yang benar-benar berbeda. Bila anda ingin suatu instrumen investasi yang benar-benar merupakan investasi nyata dan profitable, anda bisa memilih US Options, terutama option selling yang bisa memberikan konsistensi profit yang membedakan option selling dibanding instrumen investasi lainnya. Binary Options merupakan transaksi yang simple, singkat, dan recreational bagi pemula di dunia investasi, namun pada saat keingintahuan anda sudah terpenuhi, alangkah baiknya kita mempelajari US Options dan investasi real lainnya.

Bila anda tertarik untuk mengenal dunia US Options dimana anda bisa melakukan trading real pada bursa amerika dan memperoleh profit konsisten dari pasar US Options, maka anda bisa mengikuti seminar yang diadakan oleh tradingaddict.id. Terima kasih

Author : Leonard D

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta