Pengertian Cara Trading CFD di Bursa Saham Amerika

Pengertian Cara Trading CFD di Bursa Saham Amerika

Author : Dr Leonard D

Trading CFD juga dapat Dividen loh..Asyik bangat khan !!!

Apa itu pengertian Cara Trading CFD di Bursa Saham Amerika. Dalam berinvestasi pada bursa terbesar dan paling liquid di dunia yaitu pada bursa USA, kita memiliki berbagai alternatif metode yang masing-masing memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri. Ada berbagai macam saham dengan market cap raksasa yang siap untuk kita beli di sana. Bila kita terbiasa membeli saham Indonesia, saat kita memutuskan untuk berinvestasi di bursa USA, kita dapat membelinya seperti aturan saat kita membeli saham di bursa Indonesia, yaitu membeli per lot, atau membeli per 100 lembar.

Akan tetapi, bagusnya lagi di bursa USA, kita bisa juga membeli per satu lembar, suatu privilege yang membuat kita sangat fleksibel dalam berinvestasi. Dan ada kelipatan saham yang sangat unik dan cocok bagi pelaku investasi yang lebih familiar dengan murahnya saham Indonesia secara harga, yaitu karena sebagian broker memberi kita kemampuan untuk membeli 0.01 lembar saham saja, yang disebut fractional stocks.

Fractional stocks membuat saham-saham dengan market cap besar seperti Apple (AAPL)  bisa dibeli dengan harga tidak sampai 20 ribu rupiah (1.19$ x 15.000 rupiah = 17.850 rupiah). Padahal bila kita membeli sesuai aturan per lot di Indonesia (100 lembar), maka kita akan keluar uang minimal sekitar 100 lembar x 119$ x Rp.15.000 = 178.500.000 rupiah. Tentunya hal ini sangat menarik karena perbedaan harganya yang sangat jauh untuk investasi minimalnya secara aturan. Salah satu kelebihan bursa US lainnya adalah kita juga memiliki fleksibilitas untuk bisa menjual duluan (tanpa memiliki saham terlebih dahulu) saat kita merasa harga saham akan anjlok karena suatu dampak fundamental maupun teknikal.

Kondisi saham AAPL 15 Okt 2020

Nah, semua metode di atas merupakan metode standar untuk melakukan trading. Yang berarti kita seperti membeli suatu aset dan mengharapkan harga aset tersebut naik atau turun sesuai analisa. Dan profit yang didapat dari kenaikan maupun penurunan harga saham atau underlying tersebut akan linear dan seimbang dengan modal yang kita keluarkan.

Akan tetapi dalam Bursa Saham Amerika, kita bisa juga mendapatkan profit yang persentasenya akan lebih besar daripada besaran kenaikan/penurunan saat kita membeli/jual saham secara konvensional, yaitu dengan menggunakan fasilitas CFD (Contract For Difference). Hal ini membuat kita dapat menggunakan modal yang lebih sedikit untuk hasil yang lebih besar, dan tentunya dengan kelebihan dan kekurangan spesifik yang termasuk di dalamnya.

CFD bisa didefinisikan sebagai suatu perjanjian yang dibuat pada suatu perdagangan derivatif finansial dimana pembeli dan penjual akan melakukan penyelesaian untuk membayarkan selisih antara harga pembukaan posisi dan harga penutupan posisi secara tunai, tanpa penyerahan barang secara fisik atau penyerahan suatu sekuritas tertentu. CFD sendiri merupakan strategi trading tingkat lanjut yang digunakan oleh trader yang berpengalaman. CFD membuat investor dapat melakukan perdagangan terhadap arah suatu sekuritas dalam jangka pendek. Di dalamnya digunakan margin sehingga investor dapat hanya menaruh jumlah yang lebih sedikit dibanding jumlah kontrak yang sebenarnya harus dibayarkan. Secara garis besar, CFD digunakan oleh investor untuk memperoleh imbal hasil dari arah analisa apakah harga dari suatu aset sekuritas yang didasarinya akan meningkat atau menurun.

Seorang Trader yang mengharapkan kenaikan harga akan membeli (buy) CFD, sementara bagi yang berpandangan terjadinya kejatuhan harga akan menjual (sell) CFD. Selisih netto dari harga pembelian awal dan penjualan akhir akan ditotal untuk menjadi keuntungan atau kerugian. Atau sebaliknya, selisih dari harga penjualan awal dan pembelian akhir yang merupakan trade yang saling offsetting, akan ditotal sehingga menjadi keuntungan atau kerugian. Selisih ini akan diselesaikan pada akun trading sang trader. CFD dapat digunakan untuk memperdagangkan begitu banyak aset finansial dan sekuritas termasuk Exchange Trade Funds (ETF), dan pada kontrak futures pada komoditas.

CFD ditradingkan over the counter (OTC) melalui jaringan para broker yang mengorganisir permintaan dan penawaran terhadap CFD tersebut, dan harganya akan dikalkulasi pada parameter tersebut. Margin yang digunakan pada posisi CFD yang dimiliki oleh seorang trader akan selalu berubah-ubah. Bila harga bergerak melawan posisi CFD yang diambil, akan ada variasi margin tambahan yang dibebankan pada akun trading untuk menjaga level margin.

            Pasar CFD sangatlah mirip dengan pasar futures ataupun options, dimana perbedaannya adalah:

  • Tidak ada masa kadaluarsa, sehingga tidak ada penyusutan nilai oleh waktu.
  • Perdagangan dilakukan Over The Counter (OTC) dengan para broker CFD atau market maker.
  • Kontrak CFD biasanya satu berbanding satu dengan intrumen yang didasarinya.
  • Ukuran kontrak minimum kecil, sehingga dimungkinkan untuk membeli hanya satu saham CFD saja, tidak harus 100 saham seperti kontrak lot standar.

Terdapat berbagai keuntungan CFD dibanding instrumen-instrumen lainnya. Keunggulannya tersebut adalah:

            CFD menyediakan para trader dengan segala manfaat dan resiko dari memiliki suatu sekuritas tanpa harus memilikinya atau harus menerima eksekusi pengiriman aset fisik (biasanya terjadi pada perdagangan futures ataupun options pada saat habis masa berlaku kontrak).

            Pengunaan margin pada CFD berarti bahwa broker mengizinkan investor untuk meminjam uang untuk meningkatkan daya ungkit atau ukuran posisi untuk melipatgandakan hasil. Namun broker akan mengharuskan para trader untuk menjaga jumlah dana pada akun sebelum mereka membolehkan tipe transaksi seperti ini. Leverage (daya ungkit) standar pada pasar CFD bisa serendah 2% sampai 20%, tergantung kebijakan masing-masing broker. Semakin sedikit persyaratan margin berarti makin sedikit paparan terhadap modal dan makin besar potensi imbal hasil untuk trader.

            CFD tidak seperti market lainnya yang membutuhkan prasyarat yang ketat, penalti, atau bahkan pembekuan account saat melakukan day trade (posisi jual/beli yang ditutup di hari yang sama). Market CFD tidak diikat dengan pembatasan seperti ini dan semua pemilik account bisa day trade bila mereka menginginkannya.

            Pada umumnya, terdapat lebih sedikit regulasi yang mengekang pasar CFD dibanding bursa standar. Hal ini membuat CFD bisa memiliki kewajiban dana awal yang sedikit pada akun broker, misalnya 1000$. Selain itu, karena CFD merupakan cerminan dari kegitan-kegiatan dari sebuah perusahaan, seorang pemilik CFD bisa menerima dividen tunai, yang meningkatkan imbal hasil investasi sang trader. Sebagian besar broker penyedia CFD menawarkan produk-produk pada semua market utama dunia. Trader memiliki akses mudah pada semua market yang disediakan pada broker yang dimilikinya.

Untuk lebih memahami mengenai CFD ini, mari kita menyimak sebuah contoh perdagangan CFD di bawah ini:

            Misalnya seseorang mau membeli CFD QQQ yang merupakan ETF dari indeks Nasdaq. Kita ambil patokan bahwa broker tersebut akan menahan 10% dari total nilai transaksi tersebut. Investor tersebut lalu membeli 100 lembar dari QQQ pada harga 184.02$ per lembar. Total nilai transaksi tersebut adalah 18.402$, akan tetapi trader hanya harus membayar margin sebesar 1840.2$. Tiga bulan kemudian misalnya QQQ diperdagangkan pada harga 228$ per lembar, maka sang trader keluar dari posisi tersebut dengan keuntungan 43.98$ per lembar atau totalnya 4398$.

            Sebuah posisi CFD diselesaikan secara tunai, yang berarti posisi awal sang trader adalah 18.402$ dan posisi akhir sebesar 228$ dikalikan 100 lembar yaitu sebesar 22.800$, akan diselisihkan, lalu kenaikan nilai sebesar 4398$ akan ditambahkan pada akun sang investor.

            Nah, bila dihitung secara pergerakan harga, bila investor tersebut tidak menggunakan CFD dan murni membeli 100 lembar ETF tersebut (per lot) dan memperoleh keuntungan darinya, maka keuntungan dari kenaikan ETF tersebut adalah sebesar (pertambahan nilai) dibagi (nilai saham) dikalikan 100%. Maka akan menjadi 4398 : 18.402 x 100%, maka menjadi 23.9% ROI (Return on Investment). Sementar bila dia menggunakan CFD, maka ROI akan menjadi 4398:1840.2 x 100% = 238.9%.

            Akan tetapi untuk mengunakan CFD secara tepat tentunya memerlukan suatu keahlian dan pengalaman (yang tentunya  bisa dipelajari dan dikuasai) supaya Cara Trading CFD di Bursa Saham Amerika bisa cepat dipelajari. Hal ini disebabkan karena terdapat kemungkinan kehilangan modal margin awal sebesar 1840$ tersebut, serta seiring dengan makin diserangnya posisi kita (berlawanan arah dengan analisa), maka margin yang ditahan akan makin besar, sehingga juga bisa dibilang modal margin awal tersebut adalah fluktuatif dan bisa spanning (mengembang).

            Oleh karena resiko seperti ini, kita membutuhkan manajemen resiko yang baik. Kita perlu tahu dimana menempatkan order take profit untuk secara otomatis menutup posisi pada sebuah level profit tertentu, yang berarti kita tidak perlu menghabiskan waktu melihat fluktuasi harga. Hal ini juga mengurangi kecenderungan untuk terlalu terikat pada ‘winning trade’ dalam jangka waktu terlalu lama, karena sebagai manusia, emosi dapat mengambil alih dan membutakan kita dari target ekspektasi awal kita.

            Selain itu, stop loss juga merupakan teman terbaik kita untuk membatasi potensi kerugian kita. Suatu stop loss adalah sebuah titik dimana posisi terebut dapat menutup secara otomatis, bila harga sekuritas tersebut terlalu naik/turun dari posisi entry trader tersebut. Keduanya merupakan aspek manajemen resiko yang sangat penting. Melakukan setting stop loss adalah sangat penting pada instrumen dengan daya ungkit tinggi seperti CFD ini, baik seorang pemula maupun bagi yang sudah sangat berpengalaman. Saat kita merasakan beban emosional yang sangat berat dari maket yang sedang jatuh, anda akan mengerti betapa menyakitkan saat kehilangan uang dalam waktu singkat. 

Kita perlu paham betul bahwa market pada CFD bersifat volatile, dan kita harus dapat mengantisipasi semua resiko, dan itulah yang membedakan trader yang bisa konsisten profit pada CFD dengan trader yang tradingnya kacau akibat terbawa emosi

Seorang trader CFD yang baik akan melakukan diversifikasi. Salah satu pelajaran berhaga yang bisa dipelajari dari investor-investor sukes di dunia adalah bahwa diversifikasi merupakan kunci untuk meminimalisir resiko. Keberagaman instrumen investasi dan market yang kita pilih adalah penting, dan trader yang sukses memastikan bahwa mereka tidak terekspos pada kemungkinan kejatuhan market yang parah pada satu bidang saja. Sebagai contoh, saat saham-saham perbankan mulai berjatuhan pada periode 2007-2008 saat krisis finansial di Amerika dimulai, banyak trader termasuk juga trader yang memperdagangkan CFD kehilangan banyak uang karena mereka terlalu terfokus pada saham di sektor ini. Kesimpulannya adalah bahwa CFD merupakan instrumen trading yang sangat berguna untuk memberikan kekayaan pada kita, tetapi hanya bila kita mempergunakannya secara bijaksana, logis, dan berhati hati.

            Pelajaran lainnya yang penting diperhatikan sebagai seorang trader CFD adalah agar kita bersifat objektif terhadap keputusan trading kita, sehingga kita dapat membuat diri kita merealisasikan profit kita dan juga dapat melakukan cut loss pada timing yang tepat. Hal ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, dan banyak trader menjadi frustrasi saat posisi yang mereka sudah analisa sebelumnya secara detail dan mendalam, malah terbukti menjadi trading yang membawa kerugian. Perlu diingat bahwa trade yang end resultnya seperti ini belum tentu terjadi karena kita mengambil keputusan yang salah, akan tetapi pada saat tersebut, situasi berkata lain, dan akan jauh lebih baik untuk membuang posisi yang salah dengan cut loss dengan lebih dini, daripada kita terus menunggu dan terus menghabiskan uang dalam kerugian yang makin membesar, dengan harapan bahwa mungkin saja nantinya keadaan akan berbalik dan kerugian tersebut akan pulih sendiri. Para investor yang paling sukses selalu cepat dan tegas dalam mengambil keputusan, dan tidak takut untuk mengubah pemikiran mereka saat angka di layar mulai terlihat jelas bahwa posisi tersebut berada pada wilayah kerugian.

            Selain bisa digunakan sebagai metode straightforward untuk mendapatkan keuntungan, yaitu mendapatkan keuntungan dari arah naik bila kita menganalisa harga sahamnya naik, dan profit bila harga sahamnya turun, bila kita menganalisa arahnya turun, terdapat beberapa strategi alternatif yang dapat dilakukan dalam melakukan trading CFD.

            Strategi pertama adalah melakukan pairs trading. Hal ini merupakan strategi yang dilakukan pada market yang bersifat netral dan umumnya dilakukan pada saham. Akan tetapi kita juga mampu melakukannya dengan 2 ETF, mata uang, komoditas, dll. Keuntungan utamanya adah bahwa strategi ini bisa dilakukan pada volatilitas tinggi ataupun rendah, dan arah market tidaklah terlalu signifikan dalam menggunakan strategi ini.

Strategi ini bekerja saat kita menginvestasikan 2 CFD yang berbeda yang berasal pada industri yang sama. Kita melakukan buy (long) pada satu saham, dan satu posisi sell (short) pada yang satunya lagi. Korelasi merupakan konsep yang digunakan pada strategi ini. Korelasi adalah pengukuran koneksi/hubungan diantara 2 aset. Dengan strategi ini, kita menggunakan 2 aset yang seringkali sangat korelatif yang makin lama tingkat korelasinya berkurang.  Strategi ini membuat kita mampu memanfaatkan divergensi antara 2 aset yang mendasarinya. Pertama-tama kita perlu memilih aset yang tergolong memiliki trend kuat dan trend yang lemah. Kita akan melakukan long pada aset yang lebih lemah dan underperforming, sementara kita akan short pada aset yang lebih kuat. Sebagai contoh, bila kita melihat 2 saham yang biasanya berkorelasi dan memiliki tren yang sama, lalu mereka tiba-tiba mereka tidak mengikuti trend yang sama, kita bisa memahami bahwa korelasi mereka melemah. Kita dapat mengambil keuntungan akan kondisi ini dengan strategi yang telah kita jabarkan di atas. Untuk memanfatkan divergensi ini, maka jual saham yang sedang naik, dan beli pada saham yang sedang turun.

            Pada umumnya, keseluruhan arah pasar tidak mempengaruhi hasilnya, karena kita akan mengalami keuntungan dari satu posisi, dan kerugian pada posisi satu lagi. Profit kita didasarkan pada kecenderungan pergerakan dari kedua sahamnya, bukan arah pasar. Oleh karena itu, kita akan mendapatkan keuntungan dari perbedaan pergerakan dari kedua harga aset, dan bukan dari arah pada kedua aset tersebut.

            Strategi lainnya adalah trading dengan berpatokan pada berita-berita fundamental. Pada sebagian besar waktu, sewaktu kita menggunakan CFD dalam metode ini umumnya digunakan metode intraday, day trade, atau bahkan scalping. Hal ini memungkinkan kita tidak perlu menginapkan posisi kita. Strategi intraday dan day trading memungkinkan kita untuk membuka dan menutup posisi pada sesi hari trading yang sama. Namun metode yang paling cocok untuk strategi trading menggunakan berita ini adalah scalping. Oleh karena tingginya fleksibilitas dan rendahnya biaya transaksi dari CFD, scalping sangatlah ideal untuk trading berpatokan pada berita. Dengan strategi ini, kita mengambil peluang untuk mendapatkan profit yang kecil tapi cepat dalam waktu singkat baik hitungan menit, paling lama satu jam. Untuk berhasil dengan trading seperti ini, sangatlah penting bagi kita untuk mengikuti kalender ekonomi dan finansial yang komperhensif, sehingga kita bisa waspada akan adanya event yang akan datang, maupun statistik tertentu yang bisa mempengaruhi aset yang kita tradingkan. Contoh sumber yang bisa kita ambil adalah dari forexfactory.com ataupun misalnya investing.com yang menyediakan kalender komperhensif seperti ini.

            Dengan strategi ini, kita bisa berinvestasi sebelum berita diluncurkan atau bahkan setelah berita tersebut muncul. Bila kita memilih sebelum berita muncul, berarti kita mencoba memahami dan mengantisipasi reaksi para trader global akan penerbitan berita yang akan muncul terebut. Hal ini bisa menjadi sangat beresiko, karena kita akan sulit mengetahui apakah berita itu akan berada di atas, di bawah, atau bahkan sama persis dengan ekspektasi market. Selain itu, reaksi market terhadap berita tersebut bisa jadi akan berbeda juga. Contohnya, kadang berita buruk terhadap suatu market malah faktanya direspon sebagai berita baik, dan demikian juga sebaliknya

Cara yang kedua untuk melakukan trading terhadap berita, adalah mengambil posisi setelah berita tersebut terjadi. Metode ini bertujuan untuk mengikuti arus, akan tetapi harus tetap waspada bahwa harga dapat dengan mudah dan cepat berganti arah. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menggunakan aturan money management yang ketat sewaktu menggunakan berita sebagai indikator trading. Adalah pantangan buat kita untuk melakukannya tanpa menggunakan order stop loss dan take profit yang tepat, sehingga kita bisa memanajemen resiko dengan baik.

            Metode pemanfaatan CFD lainnya, adalah menggunakan CFD sebagai hedging atau lindung nilai. Metode ini seringkali diperbandingkan dengan asuransi. Sebagai contoh, bila kita memiliki polis asuransi mobil terhadap kecelakaan, dan bila suatu musibah terjadi pada mobil kita, maka konsekuensi negatifnya akan berkurang. Pada bidang keuangan, hedging seringkali digunakan untuk mengurangi atau sepenuhnya menghilangkan resiko dari instumen investasi lainnya yang kita miliki. Bank-bank besar, hedge funds, dan banyak perusahaan investasi lainnya, semuanya menggunakan hedging untuk memproteksi investasi mereka. 

Menggunakan CFD untuk memproteksi investasi tradisional kita adalah metode yang bagus untuk mengambil kesempatan dari volatilitas harga. Hal ini sangat ideal bagi saham-saham bluechip. Metode ini dapat juga digunakan untuk mempersiapkan kita pada volatilitas yang lebih tinggi atau suatu kondisi ketidakpastian. Akan ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi market pada jangka pendek, yang akan mempengaruhi likuiditas dan kondisi market secara keseluruhan. Keputusan bank sentral, bencana alam, ketidakpastian geopolitis, penerbitan earning perusahaan, merupakan contoh event-event yang paling berpengaruh besar terhadap kondisi market.

            Saat menghadapi situasi beresiko seperti di atas, menjual saham kita untuk kemudian akan membeli lagi saham yang sama di saat harganya mungkin saja lebih rendah dan situasi lebih stabil dapat memiliki biaya transaksi yang mahal pada broker pada umumnya. CFD dapat menjadi solusi yang lebih murah dan lebih fleksibel untuk melindungi investasi kita sewaktu perilaku market susah kita prediksi. Akan tetapi, tentunya metode hedging ini tidaklah cocok pada semua kondisi, sehingga kita terlebih dahulu wajib menganalisa kondisi pasar terlebih dahulu.

Setelah kita membaca dan memahami CFD dengan baik berdasarkan artikel singkat ini, jelas bagi kita bahwa CFD menawarkan potensi keuntungan yang cukup baik, namun harus dibarengi dengan keahlian yang cukup. Nah, dengan pelatihan dari tradingaddict.id kita dapat mengambil peluang trading CFD pada saham-saham berkualitas yang disediakan oleh screener yang sangat mumpuni. Selain itu, bagi yang lebih suka trading yang bersifat high probability dan konsisten, dapat juga mempelajari trade dengan option selling pada saham, indeks, futures, maupun instrumen trading lainnya. Demikian artikel dari kami mengenai CFD. Semoga bisa membantu rekan-rekan memperoleh profit konsisten dengan tujuan berhasil mempelajari Cara Trading CFD di Bursa Saham Amerika

Mau Melakukan Investasi dan Trading Saham Online

Mau Melakukan Investasi dan Trading Saham Online

Mau Melakukan Investasi dan Trading Saham Online?

Mau melakukan investasi dan trading saham online? Berbisnis menjadi keharusan jika anda ingin memiliki passive income diluar kerjaan tetap anda. Berbisnis dalam bentuk bisnis investasi merupakan bisnis yang sangat menjanjikan. Investasi dan trading saham saat ini sangat digemari karena tidak sulit dilakukan dan dapat dikerjakan tanpa harus menyita banyak energi.

Dunia penanaman modal mulai mengembangkan sistem investasi secara online. Dunia, sudah sangat memungkinkan untuk berusaha menggunakan teknologi Maya atau internet. Pengelolaan bisnis melalui internet tidak lagi terbatas pada toko online saja. Sistem trading saham justru sangat umum dilakukan secara online. Investasi saham luar negeri sangat menjanjikan. Terkadang berbisnis penanaman modal luar negeri dianggap sulit. Sebenarnya orang pada umumnya hanya tidak mau mempelajari mengenai seluk-beluk trading saham luar negeri.

Untuk melakukan investasi dan trading saham di luar negeri, anda dapat tetap tinggal di Jakarta atau Indonesia pada umumnya akan tetapi tentu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk memulai investasi dan  trading saham online luar negeri

Sebelum kita mulai dengan artikel ini ada baiknya anda juga mengenal dan membaca artikel yang telah kami publish sebelumnya yaitu:

  1. Memahami trading options selling
  2. Perbedaan Binary Options dan US Stocks Options
  3. Arti dan pengertian trading options
  4. Memilih broker option di  indonesia 
  5. cara trading saham online untuk pemula di jakarta
  6. strategi money management dalam trading saham
  7. Keuntungan terbaik menjadi options seller
  8. Belajar trading saham luar negeri di Jakarta
  9. Profit konsisten trading saham di bursa Amerika
  10. Trading saham Options dengan probabilitas tinggi

Berikut terdapat beberapa langkah yang dapat anda lakukan jika ingin berbisnis saham investasi dari luar negeri yang bisa dengan mudah dikerjakan di Indonesia dan tentunya bisa dipelajari di https://tradingaddict.id

  • Memiliki Sistem Koneksi Internet Sendiri

Trading saham terutama jika kita mau melakukan Day Trading; konsep trading saham harian ini sangat membutuhkan sistem koneksi yang terus menerus dan real time per detik. Untuk itu dibutuhkan sistem koneksi internet yang lancar dan tidak terganggu oleh durasi waktu maksimal. Waktu yang digunakan untuk mengelola bisnis saham tersebut tidak besar tetapi diperlukan rutinitas. Internet gratisan yang dapat kita peroleh di beberapa tempat yang menyediakan wifi sering mempunyai kuota terbatas atau jaringan tidak stabil. Belum lagi pembatasan waktu yang diberlakukan membuat internet bisa berhenti sewaktu-waktu.

Kami sangat menyarankan untuk trading saham menggunakan sistem internet yang menggunakan jaringan kabel dan sebaiknya ada lebih dari 1 (satu) provider internet  di rumah anda karena kita gk tahu saat kapan internet anda mati dan akibatnya sangat fatal buat kelangsungan hidup account anda

  • Konsisten

Konsistensi sangat diperlukan untuk menjalankan investasi dan trading saham online ini. Konsisten waktu terutama ketepatan jadwal mengoperasikan bisnis menjadi pokok bahasan di poin ini.  Pergerakan nilai saham berhubungan dengan waktu tertentu. Jika sudah dipelajari,  anda akan mampu memprediksi waktu di mana pergerakan saham memungkinkan untuk anda mendapatkan keuntungan.

  • Mau Belajar

Investasi dan trading saham online khususnya yang berasal dari luar negeri sebenarnya tidak sulit. Kuncinya adalah mau belajar. Bantuan pendamping atau coach sangat diperlukan untuk dapat membuat trading saham ini profit. Mengikuti webinar sebagai contohnya,  selain memperkaya pengetahuan juga dapat sekaligus menjadi sarana untuk meraih sukses. Pendampingan saat melakukan investasi akan memungkinkan anda bisa menggapai profit. Di dalam trading saham, banyak strategi yang harus dimainkan. Dengan mengikuti pembelajaran,  anda dapat mengikuti strategi sebagaimana diajarkan di kelas seminar.

  • Tekun

Segala sesuatu tidak ada yang dapat ditempuh secara instan. Berbisnis investasi dan trading saham memerlukan data akurat dan real time. Anda akan mengamati pergerakan nilai saham dari detik ke detik untuk memperoleh trend sehingga dapat diberlakukan strategi yang tepat untuk memperoleh keuntungan.

  • Teliti

Ketekunan dan ketelitian merupakan sebuah hal yang saling terkait. Anda harus selalu teliti terutama ketika menjalankan usaha yang berhubungan dengan pergerakan angka-angka. Anda dihadapkan dengan berubahnya angka nilai saham dari detik ke detik di mana angka tersebut memberikan petunjuk jalan harus membeli dan kapan harus melepas.

  • Mengenal Istilah Asing

Anda harus mampu beradaptasi dengan istilah serapan di mana trading saham luar negeri banyak menggunakan istilah-istilah tersebut. Sebagaimana contoh, anda akan sering menemui kata up, down, put call dan lain sebagainya ( Baca: mengenal apa itu put dan call options) . Istilah asing ini pun khusus berlaku di bidang ekonomi secara umum dan bahasa saham secara umum.

Menemui kata up, down, put call dan lain sebagainya. Istilah asing ini pun khusus berlaku di bidang ekonomi secara umum dan bahasa saham secara umum.

Apa yang membedakan Investing dan Trading Saham?

Orang sering bertanya apa yang membedakan antara seorang trader dan investor di saham?  Perbedaan ini sering sekali tidak jelas karena banyak orang memanggil investor kepada seorang trader saham dan sebaliknya memanggil investor saham ke seorang trader saham, jadi terkadang yang memanggil juga bingung.

Kalau bisa didefinisikan, Investor saham adalah orang yang membeli saham untuk jangka panjang bahkan dengan time frame tahunan bahkan belasan hingga puluhan tahun sehingga investasi mereka menjadi sangat bernilai, tidak jarang saking lamanya maka investor tersebut telah meninggal dan mewariskan saham nya kepada generasi penerusnya. 

Contoh seorang investor saham dunia adalah Mr Warren Buffet, dia bukan lagi membeli saham, tetapi sekaligus membeli perusahaannya sehingga dia mampu mengolah isi perut perusahaanya, dan pada akhirnya perusahaan yang dibeli menjadi profit dan nilai sahamnya menjadi meningkat secara luar biasa

Berbeda dengan trader yang kerjaannya adalah trading saham. Mereka itu tidak jarang hanya membeli saham bukan hanya hitungan hari, bahkan terkadang dalam hitungan menit bahkan detik. Seorang trader tidak lagi membeli saham, bahkan terkadang juga Future seperti komoditas biji bijian (Jagung, kacang kedelai, Gandum) dan produk komoditas lainnya, juga seorang trader bisa saja membeli emas, perak , minyak  dan apa saja yang bisa ditradingkan dan menghasilkan keuntungan luar biasa dalam waktu yang sangat singkat

Di Era seperti sekarang yang serba modern, Perusahaan akan mampu membeli kontrak berjangka yang sering disebut dengan Future dan tidak terbatas untuk Future mata uang asing sehingga diharapkan mampu untuk dijadikan lindung nilai dari kemungkinan harga yang semakin naik di masa mendatang seperti misalnya kenaikan harga bahan baku minyak , tembaga atau alumunium.

Tindakan untuk membeli atau menjual kontrak berjangka untuk mengimbangi resiko bisnis yang disebabkan oleh perubahan harga bahan baku atau fluktuasi nilai tukar mata uang asing dikenal dengan nama Options.  Pemakaian Options yang tepat dapat melindungi perusahaan dari kebangkrutan misalnya bagi perusahaan penerbangan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak sehingga kenaikan harga tiket di musim liburan menjadikan perusahaan penerbangan menjadi lebih untung dan jika sewaktu waktu harga bahan bakar minyak meroket, mereka tetap dapat membeli sesuai harga awal

Southwest Airlines telah melakukannya itu selama bertahun-tahun, dan ketika harga minyak naik dari $ 25 per barel menjadi lebih dari $ 60, biaya tidak meningkat secara substansial. Bahkan, dilindungi dengan baik sehingga bertahun-tahun setelah harga mulai naik. Bukan kebetulan bahwa Southwest Airlines adalah salah satu yang paling menguntungkan di industri penerbangan selama beberapa tahun terakhir. Eksekutif Southwest menyadari bahwa mereka bisnisnya adalah menerbangkan orang dari satu tempat ke tempat lain sehingga dengan melakukan trading Options tidak perlu khawatir dengan harga minyak jika sewaktu waktu meroket.

Mereka menggunakan pasar keuangan untuk melindungi keuntungan mereka dari efek minyak fluktuasi harga. Mereka pintar. 

Yang menjual kontrak berjangka ke perusahaan seperti Southwest yang ingin melakukan lindung nilai resiko bisnis? 

Trader lah yang melakukannya dengan melakukan trading saham / trading future 

 

Mengenal Trading Saham dan jenis Resikonya

 
 Seperti yang kita tahu bahwa profesi Trader selalu mengandung resiko oleh karena itu jika anda mau memulai trading saham, ada baiknya anda mengenal jenis resiko yang ada dan akan anda alami:
 
  • Resiko Likuiditas

Ini adalah resiko yang paling mengesalkan, bisa anda bayangkan jika anda sudah mendapatkan keuntungan tetapi tidak bisa menjual saham yang anda miliki karena tidak ada pembeli yang berniat membeli saham anda.  Hal ini sering terjadi jika anda trading di Bursa Saham dengan likuiditas rendah. 

  • Resiko Arbitrage

Resiko ini akan dialami trader yang menjalankan trading misalnya trading minya mentah di london market dan menjualnya kembali di minyak mentah di New York, biasanya resiko ini terjadi jika mendadak harga minyak mentah di New York bergerak turun lebih rendah dari harga beli dari London Market sehingga dalam hal ini trader mengalami kerugian

  • Resiko perbedaan harga
Resiko ini adalah resiko perdagangan dimana biasanya harga jual lebih rendah dibandingkan harga beli. Misalnya seorang trader saham membeli saham XYZ harga $20 per lembar dan tidak bisa menjual diatas $20 dikarenakan harga jual semakin turun oleh karena itu trader tersebut mengalami kerugian

Akan tetapi resiko yang terjadi bukan hanya menjadi milik trader saja akan tetapi  Risiko harga mengacu pada kemungkinan bahwa harga akan naik secara signifikan atau turun. Seorang petani akan khawatir tentang kenaikan harga minyak karena biaya pupuk dan bahan bakar untuk traktor akan meningkat. Petani juga khawatir harga untuk produk mereka (gandum, jagung, kedelai, dll.) mungkin turun sangat rendah sehingga mereka tidak akan membuat keuntungan ketika mereka menjual hasil panen mereka. Manajemen maskapai khawatir bahwa biaya minyak mungkin naik dan suku bunga naik, menaikkan biaya pembiayaan pesawat.

Psikologi Trading Saham

 
Untuk menjadi seorang trader saham yang handal, anda harus bisa mengerti dan memahami apa yang menjadi psikologi atau bisa juga dikenal Human Mind. Market selalu bergerak dan berinteraksi dengan individu, harapan, ketakutan dan kecemasan. Sebagai seorang yang trading saham anda akan melihat banyak sekali kesempatan dan ketakutan dalam market

Untungnya, beberapa trader saham yang cerdas  telah berhasil mencari tahu sifat / kondisi dalam diri sendiri yang paling menyebabkan kerugian di investasi dan trading saham online diantaranya adalah:

Emosi 

Emosi memengaruhi proses pengambilan keputusan seseorang. ketika seseorang masih dalam tahapan untuk mendapatkan keuntungan hanya pada saat market bergerak, maka anda harus melepaskan emosi anda dikarenakan di dalam market anda akan melihat dengan mudah posisi anda menjadi plus atau minus bahkan yang terjadi sekarang adalah posisi terus minus dan pada akhirnya menjadi rugi

Sering ada yang bilang, dibeli malah turun, dijual malah naik. Hal ini menggambarkan trading saham tidak mudah hanya ketergantungan pada emosi akan mengakibatkan hasil akhir yang berbeda antara trader A dan Trader B

Apa yang membuat harga saham naik dan turun? Seorang trader sering harus mengambil suatu keputusan dan terkadang emosi menjadi faktor penentu keputusan itu.  Di bawah suatu paksaan maka seorang trader dapat melakukan suatu putusan yang sangat buruk sehingga bisa berakhir dengan kerugian dan kehilangan uang. Siapkah anda untuk mengontrol emosi anda dalam investasi dan trading saham online?

Emosi yang anda rasakan saat trading adalah sebagai berikut:

  • Harapan: Saya yakin harapan ini naik tepat setelah saya membelinya.
  • Ketakutan: Saya tidak bisa menerima kerugian lain; Saya akan duduk satu ini.
  • Keserakahan: Saya menghasilkan banyak uang, saya akan menggandakan posisi saya.
  • Keputusasaan: Sistem perdagangan ini tidak berfungsi; Saya terus kehilangan uang.

Richard Dennis pernah berkata bahwa kita bisa saja membuat artikel mengenai trading rules di sebuah harian surat kabar akan tetapi tidak ada seorang trader pun akan bisa mengikutinya. Kunci dari kesuksesan trading saham adalah trading dengan probabilitas tinggi dan harus selalu disiplin terutama disiplin melakukan cut loss. Hampir semua orang membuat aturan mengenai apa yang harus dikerjakan sebelum open posisi dan setelah open posisi di saham, akan tetapi hampir tidak ada orang yang mematuhinya dikarenakan saat dalam market selalu emosi yang bermain

Demikian artikel mengenai mau melakukan investasi dan trading saham online dibuat. Semoga bermanfaat

Mau Belajar Trading Saham Luar Negeri dengan cara trading dengan probabilitas tinggi  dan dapat mengontrol emosi negatif selama trading?

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta