Perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Apa perbedaan Binary Options dan US Stocks Options

Pada masa sekarang ini orang sering salah paham mengenai kontrak US Stocks Options dan Binary Options. Keduanya merupakan instrumen investasi yang berbeda. Sebuah kontrak US Stocks Options adalah instrumen finansial yang merupakan suatu derivatif (turunan) dari suatu underlying tertentu yang didasarkan pada harga sekuritas tersebut, misalnya saham, indeks, komoditas, atau futures. Kontrak ini memberi hak untuk menjual atau membeli suatu asset nyata pada harga tertentu sebelum masa kadaluarsa dari kontrak tersebut.

Sebelum masuk pembahasan detail, ada baiknya kita membaca juga artikel menarik yang sudah disiapkan untuk pembaca supaya lebih mengenai trading US Stock Options terutama Options Selling lebih detail 

(Langsung Klik saja judulnya untuk akses ke artikel)

  1. Arti dan pengertian trading options
  2. Keuntungan trading Stock Options
  3. Memilih Brokers stock options di Indonesia
  4. Profit konsisten di bursa saham amerika dengan options selling
  5. Persentase profit ideal trading saham dan options
  6. Mengenal potensi selling options on future
  7. trading options selling dengan probabilitas tinggi
  8. Memahami trading options selling
  9. Tawar saham dan dapatkan profitnya
  10. Apakah bisa trading for living

Sedangkan berdasarkan definisi dari investopedia, Binary Options adalah suatu produk finansial dimana sang pembeli produk tersebut menerima pembayaran, atau kehilangan modal investasi, berdasarkan apakah bila nantinya Options tersebut in the money. Profit dari Binary Options ini adalah didasarkan pada pilihan sederhana, yaitu ‘yes’ atau ‘no’ saja, hal ini yang menyebabkannya disebut ‘Binary’. Binary Options juga memiliki waktu atau tanggal kadaluarsa. Pada saat kadaluarsanya, harga dari trade yang kita ambil harus berada pada sisi yang benar terhadap strike price kita agar mendapatkan Profit. Sebuah kontrak Binary akan di-exercise secara otomatis, yang berarti keuntungan atau kerugian akan dikreditkan atau didebitkan secara otomatis pada account sang trader sewaktu option tersebut kadaluarsa.  

Keduanya memiliki persamaan terms, seperti misalnya penamaan kontrak call & put. Pada US Stocks Options, kontrak call mengizinkan pembelinya untuk membeli suatu aset pada harga yang ditentukan, serta kontrak ini memiliki jangka waktu kadaluarsa tertentu. Sementara, kontrak put mengizinkan pembelinya untuk menjual suatu aset pada harga yang ditentukan, serta kontrak ini memiliki jangka waktu kadaluarsa tertentu. Pada Binary Options, penggunaan terms call & put mengacu pada arah transaksi, apakah naik atau turun.

          Transaksi US Stocks Options bisa dilakukan pada berbagai aset finansial, seperti saham, indeks, ETF, futures, komoditas, mata uang (forex), dan berbagai instrumen lainnya. Salah satu contoh transaksi dari US Options pada pasar saham adalah seperti ini. Misalkan harga saham Apple (AAPL) adalah 208.15$ per lembar dan seseorang percaya bahwa akan terjadi kenaikan harga saham, maka seorang trader akan memutuskan untuk membeli suatu kontrak call Options (untuk arah naik) selama 25 hari ke depan, pada strike price 215$, seharga 3.50$ per lembar saham. Jumlah modal yang anda keluarkan misalnya adalah 350$ per kontrak (3.50$ x 100 lembar saham). Bila harga saham tersebut naik ke 225$ selama 25 hari ke depan, pada masa kadaluarsa Options kita akan bernilai 10$ per lembar saham, karena kita dapat exercise option tersebut (kegiatan melikuidasi kontrak options menjadi bentuk saham nyata) sehingga kita mendapatkan saham tersebut senilai 215$ per lembar, lalu langsung menjualnya senilai 225$ per lembar. Profit dari posisi ini adalah ((10$-3.5$) dibagi 3.5$ x 100%) yaitu 185%, karena kita hanya membayar 350$ dan mendapatkan 1000$. Return ini lebih tinggi dibanding membeli harga sahamnya yang berarti kita harus keluar modal 20.815$ (208.15$ x100 lembar saham) untuk mendapatkan hasil akhir investasi sebesar 22.500$, yaitu Profit sebesar 8.09%.

Trading Binary Options juga bisa dilakukan dengan basis mata uang (forex), uang digital, saham, indeks, atau komoditas. Contohnya pada basis mata uang (forex) adalah seperti ini. Misalkan saat ini mata uang EUR/USD berkisar pada 1.104180. Pembeli Binary Options memilih strike price pada harga saat itu, yaitu pada 1.104180. dan kadaluarsa semenit kemudian. Payout ditentukan sebesar 87%. Pembeli memutuskan arahnya akan naik maka diambil posisi call. Maka bahwa bila harga ditutup di atas strike price tersebut, maka pembeli kontrak akan mendapatkan 87% dari nilai modal, dan bila ditutup di bawah strike price itu, maka akan kehilangan seluruh modal. Andai bila seorang pembeli kontrak meresikokan 350$. Maka jika harga saham tersebut ditutup pada masa kadaluarsa sesuai arah yang dipilih, yaitu naik dan dirinya benar, maka Options tersebut kadaluarsa in the money dan pembeli kontrak akan mendapatkan 87% keuntungan, yaitu 304.5$ (87% x 350$). Bila pada saat kadaluarsa strike price yang dipilih adalah salah arah (out of the money), maka transaksi tersebut mengalami kerugian 350$, yaitu modal awal menjadi hangus (0$)

Sedangkan contoh lainnya transaksi dari Binary Options pada indeks saham adalah seperti ini: Misalkan Indeks S&P 500 (SPX) yang merupakan gabungan dari 500 saham terbaik di Amerika Serikat, pada saat ini berkisar pada 2928.05$. Pembeli Binary Options memilih strike price pada harga saat itu, yaitu pada 2928.05$. dan kadaluarsa semenit kemudian. Misal ditentukan bahwa bila harga ditutup di atas strike price tersebut, maka pembeli kontrak call akan mendapatkan 30% dari nilai modal, dan bila ditutup di bawah strike price itu, pembeli kontrak put (arah turun) akan mendapatkan  30% dari modal. Andai bila seorang pembeli kontrak merasa arahnya naik dan membeli kontrak call, serta meresikokan 350$. Maka jika harga saham tersebut ditutup pada masa kadaluarsa sesuai arah yang dipilih, apakah naik atau turun dan dirinya benar, maka Options tersebut kadaluarsa in the money dan pembeli kontrak akan mendapatkan 30% keuntungan, yaitu 105$ (30% x 350$). Bila pada saat kadaluarsa strike price yang dipilih adalah salah arah (out of the money), maka transaksi tersebut mengalami kerugian 350$, yaitu modal awal menjadi hangus (0$).

Kedua kontrak ini memiliki nama yang hampir sama, tapi keduanya adalah transaksi yang sama sekali berbeda. Dan hal ini sangat menentukan pemilihan investasi kita.

Mari kita telaah satu-satu apa perbedaan binary options dan US Stocks Options dan apa yang paling membedakan walaupun keduanya memiliki nama Options dalam nama mereka.

Perbedaan pertama Binary options dan US Stock Options adalah adanya aset nyata dan tidak adanya aset nyata. Kontrak US Options yang nyata mengizinkan kita untuk benar-benar melakukan trading dan mempunyai kuasa terhadap aset (saham, index, futures, atau commodity) yang direpresentasikannya. Misalnya adalah bila kita memiliki kontrak option Call pada saham Netflix (NFLX), kita memiliki hak untuk membeli saham Netflix pada harga yang kita tentukan, kapanpun sebelum kontrak berakhir, dan memiliki kontrak Put pada saham Baidu (BIDU), kita memiliki hak untuk menjual saham Baidu yang kita miliki pada harga yang kita tentukan bahkan bisa dijadikan suatu asuransi untuk melindungi aset saham kita tersebut, seperti layaknya kita memiliki asuransi rumah atau mobil. Ini menunjukkan bahwa trading US Options memiliki kuasa terhadap sekuritas (saham) apapun yang ada pada bursa saham. Hal ini juga berlaku pada indeks, futures, mata uang, ETF, atau komoditas yang kita beli kontrak Optionsnya. 

Sebagai contoh kita bisa berasumsi saham Bank of America (BAC) akan naik, kita beli Option Callnya, lalu saat harga sudah sesuai, kita bisa mengeksekusinya untuk mendapatkan saham BAC yang real dengan harga diskon, atau menjual kontraknya yang harganya sudah melambung, tanpa harus menunggu kontrak kadaluarsa. Juga misalnya kita memiliki saham Facebook (FB), dan kita khawatir akan putusan sidang kasus Cambridge Analytica yang bisa membuat sahamnya jatuh, kita bisa beli kontrak put, sehingga sejatuh apapun sahamnya, kita punya jaminan untuk locking harganya sesuai level harga yang kita mau.

Sementara sebuah kontrak Binary Option Call tidak bisa di-exercise (dijadikan nyata sebagai saham) untuk membeli aset yang terkait dengannya. Contohnya kontrak Binary option call tidak dapat dipakai membeli saham Apple (AAPL). Atau suatu kontrak Binary Options Put tidak bisa dipakai untuk menjual saham Facebook (FB) walaupun kontrak tersebut adalah Options terhadap saham Facebook, dan kalaupun kita memiliki saham Facebook, kontrak tersebut tidaklah terkait dan tidak bisa kita jadikan proteksi asuransi terhadap saham Facebook kita tersebut

Jadi kesimpulannya adalah bahwa apa yang diwakili dari kontrak Binary adalah suatu tampilan harga pada aplikasi/software yang kita tebak arahnya. Sementara US Stocks Options melakukan trading terhadap aset real di bursa tertentu terutama di Bursa Saham Amerika (NYSE) yang benar-benar kita miliki secara nyata. Namun di sisi lain bagi para peminat trading Binary Options, walaupun hal ini membuat mereka tidak berinvestasi secara nyata, namun mungkin bisa membantu mereka mengenal dunia investasi, sebelum melangkah lebih dalam ke trading Options yang lebih kompleks & profitable.

Perbedaan kedua dalam perbedaan Binary Options dan US Stocks Options  adalah bahwa dalam trading US Options, kita melakukan transaksi bersama sesama trader, sedangkan pada Binary Options kita dibuat seolah transaksi dengan market. Pada Binary Options tidak ada market dimana kita bertransaksi dengan trader lain seperti pada pasar saham atau pasar Options

Pada trading Options, kita memperdagangkan kontrak dengan atau melawan trader Options lain atau market maker (penjamin likuiditas). Ini berarti bahwa kita dapat membeli DAN menjual kontrak Options yang kita miliki kapanpun kita mau sebelum masa kadaluarsa kontrak. Sementara pada hampir semua broker Binary Options, karena kita hanya trading seperti di simulasi, dan tidak ada market antara sesama trader, maka terpaksa kita tidak dapat menjual kontrak setelah kita ‘membeli’ dan dipaksa berkomitmen untuk bertahan sampai kita mendapatkan salah satu dari dua hasilnya, yaitu MENANG atau KALAH. 

Pada masa sekarang ini, terdapat juga juga segelintir broker Binary yang jumlahnya sangat kecil yang bisa exit posisi dengan menjual posisi saat kita unggul atau loss sebelum kontrak berakhir, namun tetap transaksi yang kita lakukan adalah terhadap broker. Dan sisa dana yang bisa diselamatkan bila analisa salah atau sebagian Profit yang bisa diambil duluan sebelum waktu kadaluarsa adalah terbatas dan persentasenya profit ditentukan sepihak oleh broker, bukan ditentukan harga market yang sebenarnya. 

Hal ini membuat persentase dana yg bisa kita ambil kurang bagus, berbeda dengan bila kita ambil dengan harga market berdasarkan transaksi harga pasar. Suatu catatan dari ketidakmampuan kita close posisi sebelum masa kadaluarsa pada broker Binary Options, adalah bahwa hal ini punya sisi positif lain bagi pemula, karena transaksinya menjadi lebih sederhana dan mudah dimengerti, dimana kita tinggal berpasrah pada hasil akhir. Namun perlu kita ingat, bahwa apabila semuanya ditentukan broker, probabilitas dan rasio Profit Loss broker yang kita lawan adalah lebih baik dari kita, dan dalam jangka panjang mereka akan lebih unggul & Profitable.

Perbedaan ketiga dari perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah dari segi persentase profit. Karena kontrak Binary adalah sebuah transaksi buy Options, mari kita bandingkan antara kontrak buy US Options dan kontrak Binary Options. Dimana probabilitas suatu transaksi buy Options memiliki disadvantages dibanding sell Options

Sebuah kontrak Binary Options memiliki persentase pembayaran yang ditetapkan di awal, umumnya di kisaran 82-92% atau bahkan 75%. Kadang cuma 30% bila broker tersebut menilai underlying tersebut transaksinya kurang likuid. Hal ini membuat broker memiliki edge & risk reward ratio yang tinggi, dan berarti suatu ketimpangan untuk profitabilitas kita bila bertransaksi buy contract Binary Options. Karena bila arah yang kita pilih benar dan bergerak sangat jauh, hasil yang kita capai maksimum hanyalah sebesar payout yang diberikan oleh broker

Sementara kontrak buy US Options, pada buy put ataupun buy call, memiliki keuntungan yang tidak terbatas, karena semakin cepat dan semakin jauh harga bergerak searah dengan prediksi kita, makin besar dan berlipat Profit kita. Walaupun memang, kondisi ideal tersebut akan jarang terjadi. Namun bila terjadi, alangkah tidak menguntungkannya bila keuntungan kita dipatok cuma sekian persen. 

Pada contoh yang saya berikan di halaman awal, bisa dilihat bahwa transaksi buy Options AAPL tersebut memiliki Profit 185%, sedangkan pada contoh Binary Options di awal, terdapat contoh yang langsung ditulis berdasarkan transaksi dari apps android dari 2 broker Binary Options, dimana yang satu memberikan return maximal 87% pada transaksi Binary Options on forex, dan satunya lagi memberi return 30% saat bertransaksi indeks. 

Hal ini adalah suatu ketimpangan, karena pada saat melakukan transaksi buy Options, probabilitas akan selalu menjadi lebih rendah berbanding dengan sisi seller, ataupun di Binary Options adalah keuntungan bagi sisi broker (karena kita melawan broker) jadi akan lebih ideal bila profitnya tidak dibatasi baru terjadi suatu transaksi yang lebih fair.

Perbedaan keempat  dalam perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah bahwa saat melakukan transaksi US Options anda benar benar melakukan trading. Trading adalah berarti anda bisa menjual dan membeli. Jadi saat kita membeli sesuatu pada suatu harga, dan menjualnya pada harga yang berbeda, atau sebaliknya. Yaitu kita menjual sesuatu dan membelinya pada harga lainnya, itulah yang namanya transaksi trading

Kumpulan transaksi buy & sell ini akan membuat market dimana harga akan selalu berimbang dan ideal untuk kita ambil. Sementara pada Binary Options kita tidak bisa menjadi Seller

Kegiatan selling Options dalam US Options merupakan suatu hal yang sangat profitable. Dimana kita bisa menempatkan diri kita sebagai seller berarti kita adalah seperti owner perusahaan asuransi dimana kita bisa mendapatkan trading yang berprobabilitas sangat tinggi untuk mendapatkan penghasilan yang konsisten. Dengan selling Options, kita bisa juga menawar saham tapi mendapatkan juga ‘ongkos tawar walaupun tidak membeli sahamnya, membeli saham dengan harga diskon, menyewakan saham, dan berbagai manfaat lainnya. Jadi cukup fair, dimana kita bisa menjadi buyer namun juga bisa menjadi seller, dan dalam menjalankan keduanya, kita mendapatkan fair price berdasarkan harga pasar yang seimbang karena harganya akanlah adil berdasarkan begitu banyak jumlah transaksi yang ada.

Jadi, kesimpulannya US  Stocks Options akan ditradingkan pada bursa publik kepada trader Options lainnya atau market maker kapanpun sebelum kontraknya kadaluarsa. Jadi pada saat analisa kita terasa salah, kita dapat memindahtangankan kontrak kita untuk mengambil dana yang tersisa dalam kontrak tersebut, seperti halnya kita melakukan trading saham. Dalam US Options terdapat market nyata yang di dalamnya terdapat pembeli dan penjual, dimana mereka itu dapat melakukan trading dengan diri kita. Hal ini juga menyebabkan jumlah dana yang bisa kita selamatkan atau take Profit sebelum masa kadaluarsa berada pada persentase yang bagus dan akurat, karena sesuai dengan harga real market, bukan ditentukan sepihak.

 Sedangkan dalam hampir semua broker Binary Options, kita dapat membeli namun kita tidak mampu menjualnya kepada Options trader lainnya. Setelah kita ‘membeli’ sebuah kontrak Binary Options, kita dipaksa untuk memegang kontrak tersebut sampai hasilnya tuntas, atau dengan kata lain, kita wajib bertahan sampai masa kadaluarsa. Tak ada jalan lain untuk menjual kontrak tersebut, dan pada saat kita sadar bahwa analisa kita salah (sebelum kontrak berakhir), kita tidak bisa membuang kontrak tersebut untuk menyelamatkan sisa dana yang kita miliki. Dengan kata lain, tidak ada Stop Loss. Jadi cuma antara kita menang atau kalah sesuai kriteria pemberi kontrak, jadi tidak seperti trading, lebih sepert gambling. Walaupun ada beberapa broker Binary yang bisa jadi pengecualian dalam hal ini, akan tetapi jumlah yang bisa diselamatkan atau take Profit sebelum kadaluarsa adalah persentase yang ditentukan sepihak oleh broker, bukan oleh market, yang berarti persentasenya tidak ideal, dimana bisa dibuat bahwa secara persentase, broker selalu profit dalam jangka panjang.

Perbedaan kelima dari perbedaan Binary Options dan US Stocks Options adalah masa kadaluarsa kontrak (days to expiration) yang berbeda, dimana Binary Options memiliki masa kadaluarsa yang sangat singkat, sedangkan masa kadaluarsa US Options sangatlah panjang. Perbedaan yang paling besar dari keduanya adalah bahwa Binary Options memiliki jangka waktu kontrak yang luar biasa singkat, bahkan cuma selama 60 detik, sementara US Options memiliki kontrak terpendek selama sehari dan terpanjang selama lebih dari setahun bahkan ada yang sampai 2 (dua) tahun. Hal ini merupakan perbedaan yang sangat berpengaruh, karena kita akan memiliki waktu untuk dapat menganalisa suatu trade dengan menyeluruh, dan dapat melakukan manajemen terhadap trade kita seiring perjalanan waktu. Hal ini juga dapat memberi waktu pada aset underlying kita, apakah itu saham, futures atau aset lainnya, untuk bergerak searah dengan arah analisa kita.

Oleh karena itu, dengan membeli kontrak yang super singkat di Binary Options tersebut, berarti kita harus mendapatkan suatu kondisi harga dimana arahnya wajib searah prediksi dan harga tersebut langsung bergerak pada saat itu juga ke arah yang kita mau. Hal ini merupakan sesuatu yang bahkan sulit dicapai oleh seorang professional trader yang sangat berpengalaman. Bagi para profesional tersebut, kegiatan trading adalah dengan memberi aset underlying kita waktu untuk bergerak ke arah yang kita prediksi. 

Dengan mentradingkan masa kadaluarsa yang super singkat, kita seolah bertaruh pada suatu perjudian dengan rentang waktu 60 detik tanpa melakukan riset yang substansial yang mendasari tiap trade. Contohnya saja adalah dalam suatu uptrend atau downtrend yang kuat pun, harga tidak langsung segera naik atau turun sesuai prediksi, kita akan dapat terjebak pullback-pullback kecil yang mungkin selama satu atau dua bahkan lima menit yang sering terjadi dalam trend kencang, dan akun kita dapat habis karenanya. 

Oleh karena itu, masa kadaluarsa kontrak dan lamanya waktu trading merupakan suatu perbedaan mendasar antara berinvestasi dan berjudi. Namun memang, suatu kontrak yang selesai dalam semenit (60 detik) merupakan sesuatu yang sangat menggoda untuk mengisi waktu luang. 

Dalam salah satu iklan broker Binary Options disinggung bahwa apakah kita menghabiskan semenit waktu kita untuk memberi like pada komen orang tapi belum tentu dihargai oleh orang tersebut, apakah semenit itu digunakan untuk menulis komplain tentang  bos, atau hal tidak produktif lainnya. Iklan tersebut menegaskan akan lebih baik semenit waktu kita bertrading Binary Options. Jadi bagi orang yang ingin mendapatkan fun & excitement dalam semenit, dibanding melakukan hal yang tidak produktif, mungkin hal ini sesuatu yang ideal. Akan tetapi, ke depannya bila akan melakukan trading yang konsisten tidak ada salahnya mempelajari US Options terutama option selling agak bisa berinvestasi dan trading saham likes a pro di Bursa Saham Amerika (NYSE)

Perbedaan keenam dan perbedaan ini adalah perbedaan yang mendasar, adalah hampir tiadanya badan regulasi yang menjamin konsumen & mengawasi dengan ketat mayoritas broker Binary Options dari pelanggaran. Sebagian besar broker Binary Options berada pada negara yang tidak memiliki regulasi yang ketat terhadap investasi. Sementara broker dari US Options mempunyai regulasi yang ketat seperti dari SEC, CFTC, NFA dan badan resmi pemerintah lainnya. Hal ini menyebabkan broker tersebut merupakan bagian dari program perlindungan investor seperti Investor Compensation Scheme atau FINRA di Amerika Serikat. Hal ini menjamin bahwa uang kita tidak akan hilang bila penyebabnya adalah penipuan atau kebangkrutan broker. Dan pengawasan dari SEC, CFTC, dan NFA ini menjamin broker tersebut melakukan layanan sekuritas yang real pada bursa yang nyata, dan bukan hanya sebatas aplikasi elektronik. Kita menjadi tenang karena kita dilindungi oleh regulasi resmi dan oleh pemerintah, sehingga bila broker yang kita pakai bermasalah, kita bisa mandapatkan semua atau sebagian uang yang kita depositkan disana. Akan tetapi, saat kita berada pada broker yang tidak teregulasi, uang kita tentunya akan hilang bila broker tersebut bangkrut atau melakukan penipuan. Dengan begitu kita wajib ekstra hati-hati saat memilih broker Binary Options.

Untuk broker Binary Options di United Kingdom (Inggris), pada awalnya berada di bawah regulasi Gambling Commission (komisi perjudian), setelahnya mereka diambil alih oleh badan tertinggi pengawas finansial di Inggris, yaitu Financial Conduct of Authority (FCA). Pada tanggal 2 april 2019, mereka melarang sepenuhnya Binary Options di Inggris yang bisa dilihat dari web resminya (https://www.fca.org.uk/consumers/BinaryOptions). 

Sementara badan regulasi sekuritas Eropa yang disebut ESMA (European Securities and markets Authority) terus memperpanjang pelarangan terhadap Binary Options di Eropa yang bisa dilihat dari website resmi mereka (https://www.esma.europa.eu/press-news/esma-news/esma-renews-BinaryOptions-prohibition-further-three-months-2-april-2019). 

SEC (Security Exchange Commision) sendiri yang merupakan badan resmi pengawas sekuritas di Amerika memberikan warning terhadap Binary Options (https://www.sec.gov/investor/alerts/ia_Binary.pdf) dan CFTC (US Commodity Futures Trading Commission) atau badan pengawas perdagangan komoditas & futures di amerika juga memaparkan banyak kasus yang melibatkan broker Binary Options dimana terjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap hak konsumen.  (https://www.cftc.gov/ConsumerProtection/FraudAwarenessPrevention/CFTCFraudAdvisories/fraudadv_BinaryOptions.html). 

Terdapat 3 kerugian yang dilakukan oleh banyak broker Binary Options illegal, yaitu penolakan mengembalikan dana kepada konsumen (withdrawal), pencurian identitas (identity theft), dan manipulasi software agar konsumen terus kalah (bisa dilihat di website resmi pemerintah amerika pada https://www.investor.gov/protect-your-investments/fraud/types-fraud/BinaryOptions-fraud). Serta berbagai warning dari regulator di negara-negara dunia termasuk OJK di negara kita (https://banjarmasin.tribunnews.com/2017/10/14/ojk-waspadai-optionBinary-dan-cryptocurrency-ini-alasannya). 

Pesan moral disini adalah boleh saja melakukan trade Binary Options, namun anda harus ekstra hati-hati dalam pemilihan broker anda.

Illustrasi badan-badan pengawasan transaksi keuangan yang sangat berpengaruh di dunia

Perbedaan ketujuh dari apa perbedan Binary Options dan US Stocks Options adalah tentang transaksi keuangan kita saat deposit dan withdraw. Seperti yang tertulis di perbedaan sebelumnya, regulasi yang dimiliki broker US Options sangatlah ketat karena benar-benar diawasi oleh pemerintah, dan kerugian nasabah juga bisa ditanggulangi pemerintah bila terjadi kebangkrutan. Oleh karena itu saat kita membuat suatu akun trading US Options resmi, kita akan seperti berhadapan dengan institusi keuangan yang memiliki tanggung jawab nyata, persis seperti membuat akun bank resmi. 

Hal ini yang menyebabkan kenapa kita tidak bisa hanya mentransfer dengan mudah. Seperti misalnya hanya dengan mengisi form sederhana dan mengisi akun dengan kartu kredit, yang bisa dilakukan dengan broker Binary Options. Institusi finansial resmi (broker US Options) akan melakukan screening yang ketat pada kita untuk memenuhi regulasi pemerintah demi kita mendapat jaminan resmi. Selain itu regulasi anti Money Laundering yang ketat akan diimplementasikan kepada kita untuk menjamin dana kita bukan berasal dari kegiatan pencucian uang. 

Setelah memenuhi seluruh syarat tersebut dan kita diterima sebagai nasabah, kita akan menerima jaminan pengawasan dari pemerintah, dan bahkan regulasi seperti contohnya FINRA akan membuat kita dapat memperoleh penggantian dana sejumlah maksimum 500.000$ bila broker kita bangkrut. Berlawanan dengan broker US Options, broker Binary Options tidak memiliki regulasi ketat, sehingga kemudahan deposit kepada mereka adalah hampir seperti pada situs e-commerce, sehingga pembayaran kartu kredit bisa diterima dan pendaftaran juga cukup email saja. Inilah yang menyebabkan broker Binary Options bertambah dan makin lama semakin banyak karena kemudahan deposit kepada mereka. Keunggulan situasi ini adalah, bahwa banyak yang bisa iseng-iseng mencoba2 Binary Options  secara mudah.

Untuk broker US Options, berlawanan dengan perbedaan di atas, dimana  pendaftaran mereka yang sulit & proses deposit yang ketat, sangatlah mudah untuk menarik dana kita, baik dana awal maupun dana Profit ke rekening bank kita. Sementara pada broker Binary option tertentu, karena tiadanya regulasi, proses penarikan kita berpotensi dipersulit, bahkan ada banyak kasus yang dilaporkan kepada badan pengawasan di amerika, yaitu CFTC (US Commodity Futures Trading Commission) dimana terjadi penolakan terhadap proses penarikan dana yang bisa dibaca di website CFTC langsung (https://www.cftc.gov/ConsumerProtection/FraudAwarenessPrevention/CFTCFraudAdvisories/fraudadv_BinaryOptions.html). 

Bukan berarti semua broker tersebut akan melakukan hal ini, namun kita wajib berhati-hati, seperti yang tertulis para perbedaan sebelumnya, bahwa kesulitan penarikan uang (withdrawal) adalah keluhan yang dikeluhkan nasabah Amerika terhadap pemerintahnya (https://www.investor.gov/protect-your-investments/fraud/types-fraud/BinaryOptions-fraud).

Kesimpulan dari semua perbedaan Binary Options dan US Stocks Options tersebut adalah sangat berbeda bahkan ada 7 (tujuh) perbedaan yang mendasari nya walaupun US Options dan Binary Options memiliki persamaan nama akan tetapi merupakan suatu instrumen transaksional yang benar-benar berbeda. Bila anda ingin suatu instrumen investasi yang benar-benar merupakan investasi nyata dan profitable, anda bisa memilih US Options, terutama option selling yang bisa memberikan konsistensi profit yang membedakan option selling dibanding instrumen investasi lainnya. Binary Options merupakan transaksi yang simple, singkat, dan recreational bagi pemula di dunia investasi, namun pada saat keingintahuan anda sudah terpenuhi, alangkah baiknya kita mempelajari US Options dan investasi real lainnya.

Bila anda tertarik untuk mengenal dunia US Options dimana anda bisa melakukan trading real pada bursa amerika dan memperoleh profit konsisten dari pasar US Options, maka anda bisa mengikuti seminar yang diadakan oleh tradingaddict.id. Terima kasih

Author : Leonard D

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta

Keuntungan Trading Stock Options

Keuntungan Trading Stock Options

Keuntungan Trading Stock Options

Apa saja keuntungan trading stock options dan kenapa banyak orang yang bersedia mempelajarinya ?

Di daerah Chicago, USA banyak orang tahu apa itu options karena chicago adalah tempat Bursa Options terbesar berada, dan banyak orang yang bekerja di salah satu bursa atau setidaknya mengenal seseorang yang bekerja di Bursa Saham Options dan ataupun malah mengenal trader baik options buyer maupun options seller. Namun, lebih banyak orang mungkin tidak terbiasa dengan options dan begitulah yang terjadi bahwa ketika seseorang bertanya tentang pekerjaan saya, diskusi selalu terjadi mengarah ke arah pengertian Options dan saya merasa harus memberitahu mereka, secara singkat mengenai apa itu Options.

Setelah uraian singkat, saya dan mereka pun terdiam, dan kata-kata yang sering muncul adalah kurang lebih seperti ini “Yah, itu terdengar terlalu rumit bagi saya.” Pada saat itu, saya biasanya ragu untuk melangkah lebih jauh, karena saya tidak ingin membuat mereka mendengarkan lebih lauh mengenai keuntungan trading stock options, tapi kali ini  yang saya katakan, dan kadang-kadang keluar langsung dan berkata adalah options tidak serumit yang dibayangkan. Tentu, ada istilah untuk belajar. Tapi saya suka memberikan logika seperti halnya kita belajar menyetir mobil di Jakarta dengan manual. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya orang yang mau belajar mobil, harus menyetir di jalanan kota jakarta yang penuh dengan mobil, motor, bus, bajaj yang terkadang lampu merah pun diterobos sehingga kita yang berjalan di jalur yang benar harus rem mendadak dengan resiko ditabrak dari belakang

Seperti layaknya anda pertama kali duduk di kursi sopir mobil, Anda melihat semua panel mobil dan ada 3 pedal yang harus diinjak yaitu gas, rem dan kopling dimana kita harus menyeimbangkan gas dan kopling supaya mobil berjalan normal dan pastinya harus melihat ke depan untuk menjaga jangan sampai kita menabrak sesuatu. Harus diakui, beberapa latihan diperlukan untuk menjadi driver yang baik. 

Options memiliki sejumlah strategi yang mana kita sebagai trader bisa menggunakan semuanya, bisa juga tidak. Pada dasarnya kami hanya memakai 1-2 jenis strategi saja dari banyaknya strategi yang ada.  Siapa pun dengan kecerdasan rata-rata dapat mempelajari semua tentang options dalam awaktu singkat. Selain itu, mudah untuk membuat account dan memulai trading options dan ada beberapa broker yang cukup familiar yang bisa kita gunakan di Indonesia . Baca : broker saham options di jakarta, sekuritas saham luar negeri

 

Pengertian Mendasar Tentang Options

Misalkan Anda setuju untuk menjual sesuatu dan anggaplah Anda dan pihak lain telah menyetujui harga dan waktu untuk menyelesaikan penjualan. Dalam kasus seperti itu, Anda memiliki apa yang disebut sebuah kontrak. Namun, jika Anda setuju untuk membiarkan seseorang memiliki hak istimewa untuk membeli sesuatu dari Anda dengan harga yang ditentukan dan untuk waktu yang terbatas, jika dan kapan pihak lain memutuskan untuk melakukannya, Anda telah menjadi penjual options yang sering disebut Options Seller.

Pemegang Options atau dikenal dengan Options Buyer memiliki hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli sesuatu dengan harga tertentu untuk waktu yang terbatas. Pihak yang menjual Options wajib mengirimkan barang jika Options Buyer memutuskan untuk membeli asset atau dikenal istilah excersice asset .Aset yang akan dikirim disebut asset dasar, atau underlying yang mendasarinya. Harga yang disepakati disebut strike price. 

Sebagai contoh, katakanlah saya memiliki real estate senilai $ 100.000. saya bisa setuju untuk membiarkan seseorang memiliki Options untuk membeli properti dari saya untuk, katakanlah, tepatnya $ 100.000 setiap saat selama dua tahun ke depan. Options ini memiliki strike price $ 100.000, yang mendasarinya adalah properti itu sendiri,dan tanggal kedaluwarsa adalah dua tahun dari hari ini. Sekarang, mengapa saya membuat perjanjian seperti itu? Lagi pula, jika properti peningkatan nilai selama dua tahun ke depan bearti hilang kesempatan untuk menjual properti seharga lebih dari $ 100.000. Selanjutnya, saya terkunci untuk memiliki properti, dan mungkin tidak menjualnya kepada siapa pun selama dua tahun ke depan — karena jika Options Buyer memutuskan untuk melakukan excersice saya diwajibkan untuk menyerahkan properti saya, Jadi mengapa saya harus menempatkan diri saya di dalam posisi terbatas?

Pertama, untuk uang yang saya terima. Options memiliki nilai dan tidak akan diberikan tanpa kompensasi. Saya mungkin perlu menerima, misalnya,$ 15.000 sebagai tanda jadi untuk options  khusus ini. $ 15.000 ini adalah nilai yang wajib diberikan oleh pembeli (options buyer) dan akan menjadi milik saya terlepas dari hasilnya(apakah pembeli/ Options Buyer memutuskan untuk menggunakan Hak exercise dia atau tidak). Harga yang dibayarkan untuk suatu suatu nilai Options biasanya disebut sebagai premium.

Alasan kedua bagi saya untuk melakukan ini adalah bahwa saya mungkin tidak mau, atau tidak bisa untuk menjual properti saat ini. Dalam keadaan seperti itu, saya mungkin dengan senang hati setidaknya menerima $ 15.000 segera, terutama jika saya tidak percaya bahwa real estate saya kemungkinan akan dihargai lebih dari $ 100.000 atau  lebih selama dua tahun berikutnya.

Apa yang terjadi pada akhir periode dua tahun, saat kami mendekati tanggal kedaluwarsa options? Jika ternyata properti itu nilainya kurang dari $100.000 maka saya lebih baik tetap menjual dengan harga $100.000 sesuai perjanjian di awal. Jika real estate dihargai lebih dari $100.000 berarti saya telah salah keputusan, seharusnya tidak menjual options tetapi langsung menjual real estate dua tahun berikutnya, akan tetapi bagaimana saya tahu 2 tahun kemudian harga real estate akan lebih dari $100.000 atau tidak, atau malah tidak bergerak dan yang paling menyedihkan adalah nilai realestate malah semakin turun.

Mengapa seseorang ingin membeli options jadi menjadi Options buyer? Untuk satu hal, leverage. Dalam contoh ini, hanya $ 15.000, pembeli options dapat memiliki kendali atas asset $ 100.000. Tanpa menimbulkan kerumitan kepemilikan, ia memiliki hak untuk memiliki properti kapan saja hanya dengan mengirimkan pemberitahuan excersice senilai $ 100.000 seperti yang disepakati. kemudian options buyer selama dua tahun ke depan, ia mengejar rencananya untuk properti itu. 

Jika Options buyer berhasil selama 2 tahun mengumpulkan $100.000 maka dia akan berhasil mendapatkan real estate yg diidamkan walaupun di awal dia sudah keluar uang $15.000 di awal, akan tetapi jika tidak berhasil maka dia akan kehilangan uang yang hanya $15.000 sehingga dalam hal ini Options Buyer hanya merasakan kerugian yang sedikit untuk dapat memperoleh suatu nilai yang luar biasa

Dalam contoh di atas, options ditransaksikan antara dua individu. Harga dan durasi /waktu dibuat berdasarkan kesepakatan antara kedua pihak .Aset yang Options adalah Saham/ Index USA seperti Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq dan pilihan asset lainnya seperti Commodity – Jagung- kacang kedelai, live cattle, Gold, Gas, Oil dsb) dan juga pilihan ETF atau reksadana online. Pilihan / instrumen options disesuaikan dengan situasi tertentu, dengan persyaratan yang dinegosiasikan, adalah sering disebut options over-the-counter (OTC) dan ditradingkan di Bursa Saham Amerika under CBOE ( Bursa Saham Options terbesar di Chicago, USA)

Dengan kata lain, Options dan Binary Options adalah hal yang sangat berbeda walaupun terkadang dianggap serupa karena ada nilai waktunya tetapi sangatlah berbeda. Baca perbedaan Options dan Binary Options

Dengan Trading Options yang terdaftar, Anda tidak perlu khawatir tentang legalitas dari pihak lain yang melakukan transaksi. Broker Options yang mempunyai standing legalitas baik seperti, berdiri di tengah setiap perdagangan, menjamin transaksi untuk pembeli dan penjual. Jika Options Buyer menggunakan hak exercisenya, broker akan membantu options buyer mendapatkan hak nya. Seorang Options Buyer tidak pernah tahu, juga tidak peduli, siapa yang menjual options kepadanya. Seorang Options Seller tidak pernah tahu, juga tidak peduli, yang membeli options dari dia. 

Options yang terdaftar memiliki banyak fitur menarik. Untuk satu hal, beberapa strike price biasanya tersedia dengan interval strike price Juga beberapa durasi yang berbeda (tanggal kedaluwarsa) biasanya tersedia, mengikuti satu set pola. Dalam stok, misalnya, satu set options berakhir dalam 30 hari atau kurang, satu set options berakhir dalam sekitar 31 hingga 60 hari, yang lain mengatur berakhir dalam waktu sekitar 3 hingga 6 bulan, dan seterusnya, bahkan beberapa options mempunyai waktu kadaluasa hingga 2 tahun atau lebih.

Setiap options yang terdaftar distandarisasi untuk jumlah yang sama untuk per kontraknya. Options memakai satuan kontrak. Di Amerika Serikat, misalnya, satu kontrak saham  berisi 100 lembar. Dengan membakukan kontrak options, setiap trading yang dilakukan dengan broker manapun selalu mempunyai ketentuan dan aturang yang sama.  

Kebanyakan investor akrab dengan LONG Position atau dalam Options dikenal dengan sebutan BUY CALL , apakah mereka menyadarinya atau tidak ketika Anda memiliki sesuatu, Anda dikatakan memiliki posisi yang sudah lama anda miliki. Kapan anda sudah lama di pasar, itu berarti Anda berharap mendapat untung dari kenaikan pasar. Melakukan posisi SHORT atau Jual berarti menjual sesuatu, tanpa terlebih dahulu memilikinya, untuk mendapat untung dari pasar yang sedang jatuh atau memasuki masa down trend. 

Konsep short akan membingungkan pada awalnya. Bagaimana Anda bisa menjual sesuatu yang bukan milik Anda? Dalam sekuritas, short akan melibatkan atau meminjam surat berharga (biasanya dari broker Anda) untuk dijual. Nanti, untuk tutup posisi, Anda membeli, mengembalikan saham ke broker Anda. Dengan instrumen seperti futures dan options, itu jauh lebih mudah. Anda membuat perjanjian untuk membeli atau menjual — itu saja. Ini adalah kontrak dengan hak dan kewajiban seperti kontrak lainnya. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa dengan masa dengan options, Anda dapat keluar dari kontrak kapan saja dengan melakukan Buy To CLOSE yang membatalkan posisi Anda sebelum kewajiban jatuh tempo dengan membawa profit yang sudah anda dapatkan.

 

Keuntungan Trading Stock Options di Indonesia

Options mempunyai beberapa hal yang sangat unik , yang bisa dibilang ini adalah keuntungan trading stock options dimana hal ini adalah sangat special yang hanya ada di Options khususnya Options Selling.

Keuntungan Trading Stock Options yang pertama

  1.  Options bisa digunakan untuk memproteksi saham yang sedang jatuh. Untuk jelasnya lihat gambar dibawah ini

Gambar diatas menerangkan trader konvesional membeli saham AMZN dan rugi terus menerus jika sahamnya turun terus menerus. Bisa dilihat pada gambar diatas semakin turun sahamnya maka semakin rugi tradernya

Perhatikan bedanya dengan gambar dibawah ini

Gambar diatas adalah saham AMZN yang dibeli bareng dengan Options Buy PUT seperti table diatas sehingga mampu memproteksi nilai saham yang semakin turun. DI gambar diatas sudah jelas dilihat bahwa sekalipun saham Amazone turun terus tetap saja masih rugi terbatas walaupun saham tersebut turun hingga angka $0.

Suatu keuntungan trading stock options yang sangat baik bukan?

         2. Waktu

Waktu ada di pihak Options Seller.  Banyak sekali Options Trader yang trading Options Buyer tidak mengerti hal ini akibatnya sering muncul keluhan kenapa ketika mereka melakukan buyer call dan saham naik tetap saja mereka rugi. Jawabannya adalah TIME atau waktu. Adalah sangat luar biasa bahwa Options mempunyai nilai waktu yang luar biasa mulai dari H-0 ( untuk yang suka day trading) bahkan hingga 2 tahun . Waktu memberikan trader options selling suatu kesempatan untuk bisa memperbaiki kesalahan open posisi yang sudah dibuka

Seorang trader Options seller cukup membuat sebuah posisi di level harga yang mustahil dijangkau chart dalam waktu yang sudah diperhitungkan sebelumnya

 

 

Keuntungan trading stock options yang ketiga adalah trading saham options selling dengan probabilitas tinggi. Saya pernah membahas dalam artikel saya sebelumnya DISINI

Bisa dilihat dari gambar diatas trading Options Selling mempunyai probabiltas untuk winning rate sebesar 92% dimana hal itu sangatlah tinggi dan beda dengan trading konvensional lainnya yang hanya mempunyai probabilitas maximal 50% bahkan dibawah 50% dimana sama dengan waktu kita menebak dalam putaran koin yang keluar Head or Tail. 

Menebak apa yang ada di koin adalah contoh yang sempurna untuk menjelaskan betapa winning probabilitas sangatlah penting. Sebagai seorang trader kita tidak bisa hanya menggantungkan kesempatan kita menang hanya dengan probabilitas kecil / rendah, kita harus punya suatu instrument dimana trading kita bisa bahkan mencapai 95% winning probabilitas sehingga kita selalu dapat terus menerus mendapatkan profit

Diatas sudah dijelaskan tugas dari options seller adalah hanya menempatkan posisi dimana chart tidak mungkin sampai dalam waktu yang sudah ditentukan dan pastinya dengan adanya TIME kita mampu melakukan adjustment posisi salah menjadi lebih baik

Keuntungan Trading Stock Options keempat adalah Volatility 

Keuntungan trading stock options lainnya dari options mempunyai tingkat sensitivitasnya terhadap volatilitas. Pilihan pada aset yang lebih tidak stabil, semuanya sama, lebih mahal. Apa maksudnya? Maksudnya adalah ketika saham / index / commodity dalam keadaan tidak stabil maka nilai options menjadi semakin mahal dan tentu saja keuntungan besar buat options seller. Misalnya ketika mau mendekati liburan maka harga tiket pesawat menjadi mahal padahal waktu tempuh sama sehingga dengan menjual lebih mahal tiket pesawat saat high season menyebabkan pihak maspakai atau pihak travel agent mendapatkan keuntungan lebih banyak dari low season

Hal ini pun sama saja dengan options, semakin naik nilai volatility maka semakin mahal pula nilai options dan semakin tinggi pula keuntungan yang bisa kita peroleh dengan menjadi penjual Options (Options Seller)

gambar diatas adalah contoh saat IV tinggi maka nilai options menjadi semakin mahal, oleh karena itu sebagai penjual Options (Options Seller) sangat diharapkan mampu menjual di saat IV tinggi sehingga keuntungan yang didapat juga semakin tinggi

Demikian penjelasan mengenai keuntungan trading stock options. Semoga artikel ini bisa membantu. Terima Kasih

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta