Untuk memahami trading options selling secara keseluruhan, pertama-tama kita perlu memahami apa itu Options? Options  adalah sebuah kontrak yang memberi pemiliknya hak untuk membeli atau hak untuk menjual dengan jumlah yang tetap dari sebuah underlying saham atau future dalam jangka waktu tertentu yang ditradingkan di bursa saham Amerika.

Ada 2 (dua) jenis Options yang dikenal yaitu : Call dan Put, disebut juga Options Call dan Options Put dimana perbedaan nya adalah Options Call memberi pilihan kepada pemegang kontrak untuk membeli saham pada harga yang telah disepakati  dan Options Put memberikan hak untuk pemegang kontraknya untuk menjual saham yang mendasari kontrak yang mendasarinya.

Seperti dalam transaksi apa pun baik bisnis online ataupun bisnis offline,  ada dua pihak dalam kontrak Options yang disebut Options Buyer dan Options Seller. Options Buyer adalah pihak yang memiliki hak yang melekat dalam kontrak biasanya disebut juga Options Buyer Call jika  berharap harga akan naik dalam rentang waktu tertentu atau Options Buyer Put jika berharap harga saham yang mendasari kontrak akan turun dalam waktu tertentu.

Kontrak Options selalu ada waktunya dan tidak bisa bertahan selamanya sehingga dengan mudah akan ditemukan banyak kontrak options yang akan kadaluwarsa. Pada saat kontrak kedaluwarsa,  Options Buyer  dapat melakukan haknya dengan mengambil saham sesuai kontraknya atau membiarkan saja nilai kontraknya yang telah menjadi $0

Options dapat  dipindahtangankan dan Options dapat diperdagangkan intraday dengan cara yang sama seperti saham yang diperdagangkan. Karena ada masa waktu yang mendasari kontrak, biasanya trader Options Buyer akan menutup posisi sebelum masa kontrak berakhir dikarenakan saat masa kontrak berakhir maka nilai Optionsnya menjadi $0 dan Options Buyer akan mengalami kerugian maximal

Posisi Options Buyer dalam Options Call tentu saja berbeda dengan posisi Beli(Long) di saham. Memiliki saham artinya tidak lagi mempunyai masalah dengan jangka waktu dan tidak ada masa kadaluarsa dan bahkan memiliki saham apalagi jika diatas 50% maka artinya memiliki perusahaan dan berhak mendapatkan deviden, hanya yang berbeda  adalah jumlah modal yang diperlukan dimana seorang trader Options dapat memulai dari modal $2000, dimana relatif kecil dibandingkan langsung membeli saham di bursa saham amerika yang memerlukan modal relatif besar hingga ratusan bahkan jutaaan $US dollar.

Untuk lebih memahami trading Options Selling, maka selanjutnya akan dibahas mengenai Options Seller dan definisinya.  Pihak  penjual dalam kontrak Options disebut juga Options Seller  yang memiliki posisi short dalam options . Daripada memiliki hak  dan menjadi options buyer untuk mengambil posisi di saham yang mendasarinya, seperti yang dilakukan Options Buyer;  Options Seller lebih memilih untuk menjaga posisi mereka dilevel harga yang telah mereka tentukan dengan untuk  mendapatkan profit maximal saat masa kadaluarwa kontrak/ masa kontrak selesai.

Memahami Options Selling dengan instrument di dalamnya

Trader sering menggunakan banyak jenis data pasar untuk membuat keputusan perdagangan. Dua jenis indicator yang sering dipelajari tetapi kadang-kadang susah dimengerti adalah Volume dan Open Interest.

Volume, seperti namanya, adalah jumlah total kontrak yang diperdagangkan selama periode waktu. Seringkali, volume dinyatakan dalam basis satu hari, tetapi bisa juga dinyatakan per minggu, bulan, tahun, atau sebaliknya. Setelah periode baru (hari) dimulai, volume dimulai lagi pada nol.

Open interest adalah jumlah kontrak itu telah dibuat dari awal sehingga bisa dikatakan Open Interest  adalah total kontrak options yang berjalan. Ketika options pertama kali terdaftar, tidak ada Open Interest. Jika trader  A membuka posisi Call  dalam options yang baru terdaftar dengan membeli satu lot, atau satu kontrak, dari Trader B dalam hal ini adalah Options Seller juga membuka posisi short, maka kontrak dibuat (deal) sehingga dikatakan  satu kontrak diperdagangkan,  jadi volumenya satu dikarenakan kedua belah pihak membuka posisi dan satu kontrak dibuat dan Open Interest dalam hal in adalah satu kontrak juga. Jika, kemudian hari itu, Trader B menutup posisi short dengan membeli satu kontrak dari Trader C, yang tidak memiliki posisi, maka sekarang volume menjadi dua kontrak untuk hari itu, tetapi Open Interest masih tetap satu kontrak. Hanya ada satu kontrak; itu diperdagangkan dua kali. Jika keesokan harinya, Trader C membeli kembali kontraknya dari Trader A, volume hari itu adalah satu dan Open Interest sekarang menjadi nol(0) dikarenakan tidak ada transaksi baru lagi terkait kontrak tersebut

Standarisasi Pengertian Options 

Kontrak Options

Kontrak Options selalu standard dikarenakan Options ditradingkan di Bursa Options sehingga harga / nilai options akan selalu sama sehingga anda akan mendapatkan harga Options sama jika menggunakan broker Options yang resmi / legal yang diakui oleh pemerintah USA.  Tips: baca : sekuritas saham luar negeri

Biasanya kode kontrak saham cara penulisannya adalah sebagai berikut

Buy 1 APPL Oktober 200 Call at 2.00

yang berarti Options Buyer akan melakukan posisi CALL di saham  Apple (AAPL), dengan expired oktober di harga strike 200 dan harga Options nya  adalah $200 ($2.00 x 100 lembar)

SELL  1 AAPL Oktober 250 Call at 2.00

Yang berarti Options Seller akan melakukan posisi Short Call di saham Apple (AAPL) dengan expired Oktober di harga strike 250 dengan nilai premium $200. Nilai premium ini adalah nilai profit yang didapatkan Options Seller dari premi yang dibayarkan oleh Options Buyer

Masa Kadaluwarsa Options

Keterangan: Penjelasan masa kadaluwarsa bulanan dan mingguan

Seperti yang pernah disampaikan di atas, bahwa Options mempunyai masa waktu yang bisa kadaluwarsa dengan perhitungan hari, minggu, bulanan bahkan tahunan. Masa kadaluwarsa akan berakhir pada hari Sabtu setelah Jumat minggu ketiga setiap bulannya. Hari perdagangan terakhir untuk Options biasanya sehari sebelum masa kedaluwarsa yaitu setiap kamis minggu ketiga setiap bulannya akan tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa ada beberapa saham yang mempunyai Options yang mempunyai masa kadaluarsa mingguan.

Bagaimana Trader Options Selling mendapatkan profit konsisten?

Memahami trading options selling bukan pekerjaan mudah dan gampang. Bisa dikatakan sangat sulit terlebih akan banyak mempelajari banyak istilah. Saya akan mencoba menggambarkan melalui artikel ini untuk memberikan pemahaman yang lebih kepada para trader ataupun calon trader yang sedang mencari cara mendapatkan profit konsisten

Bagaimana cara kerja Options? Singkatnya, Options Buyer  memiliki harapan bahwa saham / index atau future yang mendasarinya akan naik. Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa Options adalah Product Derivatif dari saham, index, future baik future mata uang ataupun komoditas.   Options Buyer  memiliki hak untuk mendapatkan profit dari arah saham yang sesuai dengan Open Posisi yang dilakukan. Misalnya Options Buyer Call tentu akan mendapatkan keuntungan jika harga saham naik dan Options Buyer Put akan mendapatkan keuntungan dari harga saham yang turun  dalam periode waktu  tertentu yang sudah ditentukan dari awal posisi dan pada tingkat harga strike tertentu (harga di mana Anda akan membeli saham).

Options Buyer membayar biaya kontrak Options  kepada Options Seller dimana hal ini yang disebut “premium.”

Options Buyer tidak mempunyai kewajiban untuk melaksanakan kontrak options yang ditradingkan  dan mengubahnya menjadi saham jika ternyata open posisi yang dilakukannya menjadi rugi. Options Buyer Call memiliki potensi kerugian terbatas sama dengan harga yang dibayarkan untuk kontrak Options yang dibeli,  tetapi juga memiliki potensi kenaikan harga yang tak terbatas. Options Buyer Put  memiliki harapan bahwa harga saham/ index/ future yang mendasarinya akan bergerak turun terus menerus dalam jangka waktu yang telah disetujui bersama di awal masa kontrak.  Options buyer Put memiliki potensi kerugian terbatas sama dengan harga premi yang dibayarkan untuk kontrak option, tetapi juga memiliki potensi keuntungan menjadi tak terbatas.

Sounds to good to be true?

Mari kita lihat dari sisi seorang Options Seller, kenapa menjadi penting untuk memahami trading Options Selling?

Itu pertanyaan yang bagus dan pertanyaan yang ditanyakan hampir setiap kali saya didiskusikan

Yang pertama adalah Seorang Options Seller hanya mendapakan keuntungan sebesar nilai premium yang dibayarkan oleh Options buyer. Oleh karena itu jangan harap seorang Options Seller mendapakan keuntungan unlimited.

Alasan utama kenapa trading Options Selling  adalah strategi yang bermanfaat jika digunakan benar adalah karena probabilitas yang terlibat. Options Selling semuanya berbasis pada probabilitas dan statistik. Banyak investor atau kita sebut trader konvensional  cenderung melihat Options  sebagai jenis lotere perdagangan di mana mereka tahu itu akan dikenakan biaya hanya beberapa dolar untuk dimainkan.

Jika pilihan mereka benar dan  harga saham  atau komoditas meroket, maka mereka menuju ke Easy Street. Tetapi seberapa sering hal itu terjadi? Sesering Anda memenangkan lotre — yang praktis tidak pernah atau bahkan jarang terjadi.

Kesemuanya itu perdagangan dengan tingkat probabilitas rendah dan kebanyakan dari mereka adalah membuka posisi “close-to expiration, atau  Options yang disebut Out Of The Money (OTM) ”. Tetapi orang-orang masih tertarik lebih dikarenakan ada mentalitas penjudi di dalam diri, yang tentu saja menyenangkan dari waktu ke waktu;  tetapi jika anda terus kalah, Anda tidak akan bertahan lama dalam permainan ini.

Options Seller adalah penjual cerdas yang  ingin menjadi trader yang mengambil sisi lain dari rendahnya tingkat probabilitas trading  dan mengubahnya menjadi pemenang probabilitas tinggi bagi kita dan trading ini tetap dapat dilakukan terus menerus sehingga makin lama options seller akan terus menumpuk hasil profitnya secara day by day, week by week dan month by month.

Keterangan : Gambar diatas menjelaskan probabilitas winnning trade hingga 92,60%

Anda perlu mengingat bahwa Options bukan merupakan investasi yang dapat ditahan selama mungkin. Nilai options berasal dari berbagai sumber diantaranya adalah harga saham dan waktu, oleh  karenanya, options  dianggap investasi derivatif.  Untuk satu alasan atau lainnya, banyak investor percaya bahwa mereka dapat memprediksi di mana harga saham / index/ future   akan bergerak  kearah mana dalam kerangka waktu yang sangat singkat. Mereka terpikat untuk memainkan firasat itu dengan membeli  options murah yang memiliki sedikit peluang sukses. Jadi sekali lagi, kami akan fokus pada bagaimana kami dapat memanfaatkan peluang dan itu mengubah peluang itu menjadi keuntungan kami terpenting artikel ini ditulis untuk para calon trader atau trader konvensional untuk memahami trading options selling lebih detail

Hubungan antara harga saham dan harga strike yang mendasari harga saham

Hal berikutnya yang perlu kita pahami tentang prinsip-prinsip dasar nilai Options yaitu hal yang  mempunyai hubungan antara harga saham  dan  harga strike pada harga saham yang mendasarinya. Ada tiga istilah yang perlu Anda ketahui.

Istilah ini adalah : in-the-money (ITM), at-the-money (ATM), dan out-of-the-money (OTM).

Sayangnya, Trading Options Selling  memang datang dengan bahasanya sendiri sehingga anda wajib perlu mengetahui beberapa istilah ini untuk mendapatkan pemahaman penuh tentang cara efektif menavigasi medan perang.

Options Call

Jika harga strike lebih tinggi dari harga saham saat ini baik di harga saham atau komoditas, itu disebut OTM. Misalnya, jika harga saham INTC adalah $ 20, maka harga strike semuanya yang berada  di atas $ 20 adalah OTM. Setiap harga strike yang mendekati harga saham saat ini disebut ATM.  Terakhir, semua harga  strike yang berada di bawah harga saham  saat ini disebut ITM. Jika INTC bernilai $ 20, maka harga strike yang dikategorikan ITM adalah 19, 18, 17, 16 sampai angka $0.

Options Put

Options Put adalah sebaliknya. Nilai Options apa pun yang harga strike lebih rendah dari harga saham saat ini dari  dianggap OTM. Sebagai contoh, jika INTC bernilai $ 20, maka semua harga strike di bawah $ 20 adalah OTM. Setiap harga strike mendekati harga saat ini dari saham dianggap ATM.  Harga strike yang berada diatas harga $20 adalah disebut ITM.

Summary

Anda sudah belajar dasar-dasar Options dalam artikel ini — khususnya Options Call dan Options Put yang dapat digunakan sebagai pengganti untuk trading di bursa saham Amerika (NYSE). Hubungan antara harga saham dan harga strike adalah kunci untuk menentukan apakah Options tersebut adalah (OTM),  (ATM), atau (ITM).

Memilih kontrak options yang benar pada options pada akhirnya akan membantu menentukan probabilitas profit pada trading anda selanjutnya. Kesalahan pada waktu open posisi akan berakibat mendapatkan kerugian bahkan kehilangan seluruh modal anda, oleh karena itu berhati hatilah untuk trading di instrument apapun pun sebelum anda mengenal dengan detail instrument tersebut


 

Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta