Hindari Kesalahan Ini Saat Belajar Trading Harian

Say No To Day Trading !!! Hindari kesalahan ini saat belajar trading harian. Sekarang musimnya bekerja dari rumah, dengan memanfaatkan laptop atau smartphone dan jaringan internet, maka kita sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Tanpa perlu ke kantor, tanpa perlu berhadapan dengan bos dan lain sebagainya. Salah satu pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah adalah trading stock options di bursa amerika. Tentu saja butuh pendalaman teorinya terlebih dahulu sebelum mulai trading, sebab trading mengeluarkan sejumlah modal yang bisa langsung habis begitu saja seandainya  tidak dialokasikan sebaik mungkin. ( Baca : belajar trading options bagi pemula di Indonesia dan wworkshop options selling di jakarta)

Dalam trading ada yang disebut dengan trader harian, yakni mereka yang biasanya memilih untuk membuka dan menutup posisi trading terakhirnya di hari yang sama. Jadi mereka ini akan cenderung suka membuka banyak posisi dalam aneka pasang mata uang, danjuga cuma mengandalkan sinyal trading dari price action,indikator teknikal, dan dari rilis berita fundamental. Untuk jangka waktunya sendiri biasanya sekitar 15 menitan saja tetapi ada juga yang hingga 1 jam atau hourly. Untuk yang sudah berpengalaman, melakukan trading harian ini lumayan menguntungkan, tetapi bagi pemula membutuhkan belajar trading harian terlebih dahulu sebab bisa menyebabkan kerugian bahkan hingga kehilangan seluruh modal anda.

Kenali Kesalahan Trader Harian Sambil Belajar

Sambil mempelajari dan memahami apa itu trading harian, ketahui terlebih dahulu apa saja kesalahan umum yang dilakukan oleh trader harian seperti di bawah ini:

  • Averaging Down

Sebab para trader harian seringkali terjebak melakukan averaging down atau terjemahannya membuka posisi baru yang sama pada saat posisi sebelumnya mengalami loss. Walau pada awalnya cenderung tidak direncanakan, tapi ujungnya tetap dilakukan juga dikarenakan target profit hariannya yang sudah ditentukan sebelumnya.

Karena averaging down tanpa rencana matang itu bersifat emosional dan gambling, kita harus mempertimbangkan biaya yang akan dikeluarkan supaya bisa menutup kerugian atau untuk drawdown yang nantinya akan terjadi. Yang paling aman untuk hindari ini adalah bekerja patuh dengan managemen resiko yang telah disepakati bersama, serta tak perlu membuka posisi yang baru saat sinyal hilang.

Dicontohkan di gambar diatas, ketika melakukan posisi buy disaat chart turun, tentunya tidak ada trader yang berharap turun saat melakukan posisi buy, tetapi chart itu khan tidak bisa ditebak, jika bisa ditebak semua trader akan kaya, makanya trader yang sukses itu cuman 3%, sisanya  entah ada di zona mana.

Nah, kembali ke gambar diatas, maka si trader menyadari posisi buy nya merugi ketika chart semakin turun, dan dia terus melakukan buy lagi, inilah yang dinamakan averaging down, suatu langkah penyelamatan posisi yang sangat sukar dan harus dilakukan oleh ahlinya, bukan oleh orang yang tidak mengerti apa apa, atau baru ikut workshop dan merasa dunia trading gampang.

 

Bagaimana dengan trading Options?

Baca : sharing cara analisa di options ketika market bergerak melawan kita

 

  • Trapping Position Saat Menjelang Rilis Berita Fundamental

Jika menerapkan position trap atau jebakan posisi lazimnya dilakukan sambil pending order buy stop dan juga sell stop secara bersamaan pada saar menjelang rilis berita fundamental yang penting dan juga diperkirakan akan menyebabkan volatilitas yang tinggi. Yang satu ini adalah salah satu cara klasik yang dilakukan trader harian, kemudian untuk menghindari volatilitas yang terlalu tinggi, maka biasanya trader pun sudah menentukan berapa target profit untuk masing-masing posisi yang mereka tetapkan.

Ketika rilis data NFP AS cara ini cukup berhasil, hanya saja belakangan ini lebih sering gagal diakibatkan volatilitas yang diharapkan malahan terlalu kecil. Yang jadi risiko trading cara ini adalah terjadi slippage atau loncatan harga, dan menyebabkan harga yang lebih tinggi dari pending order buy atau bahkan lebih rendah dari pending order sell.

– Langsung  Membuka Posisi Saat Rilis Berita Fundamental

Yang ini dilakukan setelah gagal trapping, bagaimana pun entry pada saat volatilitas tinggi itu sangatlah berbahaya. Bukan cuma risiko slippage, namun juga belum jelas terlihat efek berita fundamental yang baru dirilis tersebut. Maka baiknya menunggu sekitar setengah jam sebelum membuka posisi.

  • Penetapan Risiko Per Trade Kebesaran

Sangat dianjurkan untuk menetapkan risiko maksimum per harinya hanya 2% saja dan baiknya tidak lebih dari itu pada account trading. Selain itu jangan menentukan risk atau reward ratio yang terlalu tinggi untuk bisa mengejar target profit harian.

Untuk belajar trading dan Hindari kesalahan ini saat belajar trading harian adalah dengan membuka website https://tradingaddict.id/. Semoga bermanfaat.


Materi diatas akan dibahas pada acara di bawah ini:

Exclusive Seminar Options Selling

Topic:

“Cara Smart Trading Saham dan Options di Bursa Saham Amerika”

Venue : Jakarta