Apakah Bisa Trading For Living?

Judul diatas, apakah bisa trading for living hanyalah sebuah impian dari seorang trader baik pemula maupun yang sudah profesional, yang namanya impian itu adalah sebuah angan angan, sebuah mimpi yang bisa kita gapai atau mungkin karena dianggap terlalu susah, kita malas untuk menggapai impian itu.

Teringat ketika masa kecil, ketika ditanya oleh Guru di sekolah, cita cita nya apa? Banyak teman menjawab jadi dokter, jadi Guru, jadi astronot , dan banyak sekali cita cita, tetapi saya tidak mendengar ada yang bilang menjadi trader. Well, kayaknya dulu internet belumlah secanggih seperti jama sekarang ini. Dimana mana orang sekarang berkomunikasi dengan whatapp, telegram bahkan kalaupun perlu makan pun order dari handphone. Untung saja HP belum bisa dijadikan makanan, kalau bisa, HP pun dimakan.

Kembali ke topik diatas, trading for living adalah pekerjaan yang menurut saya paling sempurna di dunia. Bagaimana tidak?

  • Bekerja dari rumah atau tempat anda sedang berlibur karena yang diperlukan hanyalah laptop dan koneksi internet. Bahkan ini pun dengan strategi options yang sudah saya praktekan lebih dari 10 tahun , hampir tidak perlu, Anda hanya cukup buka posisi di awal bulan dan tutup posisi di akhir bulan.
  • Pendapatan US Dollar, terlebih jika trading saham, options dan forex di bursa amerika. Wah anda keciptran duit dollar loh, tetapi jangan lupa bayar pajaknya yah.
  • Waktu untuk keluarga jadi sangat banyak, tetapi hal ini ada gk enaknya juga sih. Terlebih jika tinggal di perumahan yang agak rapat sedikit, suka banyak gosip antar tetangga.  Hehehe. Benar gak? Makanya kita sekarang pilih tinggal di apartment aja deh, biar gk banyak gosip. Masak dibilang pelihara T*y* L karena suami gak kerja tetapi bisa beli mobil/ perlengkapan rumah gampang aja?

Syarat untuk bisa trading for living

Untuk bisa trading for living itu tentu tidak gampang. Yang pertama itu jelas MINDSET harus diperbaiki dahulu. Banyak orang bermimpi , dengan modal $1000, mau dapat $1000 lagi per bulan. Well..mimpi sih boleh aja, tapi kira kira lah jangan terlalu tinggi, nanti gampang jatuh dan sekali jatuh tuh sakit.

Mimpi juga harus realistik khan? Seperti yang saya contohkan diatas, ketika seorang pemula yang baru mau bergabung dikasih sebuah mimpi bahwa trading itu sangat menghasilkan bahkan hingga ratusan persen sehari dan sangat gampang sekali, hanya klik buy or klik sell, setelah itu langsung untung. Benerkah seperti itu?

Yuk kita bahas disini… pertama kita bahas dahulu apa itu realistik dan apa itu unrealistik? Realistik itu berarti kira kira suatu hal itu bisa kita realisasikan. Misalnya gaji setiap bulan = Rp 5.000.000, nah kita mau kredit motor bebek dan cicilan per bulan Rp 1.000.000. apakah itu realistik? Ya karena itu sesuai dengan kemampuan yang ada, sebaliknya dengan gaji lima juta, tetapi kita bermimpi mencicil mobil seharga sepuluh juta, nah itu yang dinamakan unrealistik, kecuali kita hitung lagi pendapatan istri, pendapatan usaha warung (misalnya) atau dibantu mertua / orang tua, cicilan sepuluh juta menjadi realistik.

  • MINDSET

Mindset adalah hal yang harus diperbaiki pertama kali, baik untuk pemula maupun yang sudah profesional tetapi pendapatan trading masih seperti roller coaster?  Tahu roller coaster?  Kalau gak tahu googling aja yah…kita gak bahas itu disini.  Maksudnya adalah pendapatan naik turun, kadang naik kadang turun, tidak stabil

Saya masih ingat ketika 12 tahun lalu mulai kenal yang namanya Forex dan Options, trainer saya bilang enak sekali trade ini, buy call, buy putt dan hanya premi saja yang hilang sedangkan kita akan dapat unlimited profit. Dulu itu saya percaya sekali, tetapi pengalaman saya  membuktikan itu hanyalah sebuah slogan marketing saja, terlebih mindset untuk profit besar masih di otak kita, sehingga kita akan seperti di lingkaran saja, putar putar gak keruan? Ada pembaca yang seperti itu?

Kembali ke mindset, masing masing dari kita sudah menghitung berapa besar nilai uang yang harus dikeluarkan per bulan untuk keperluan rumah tangga? Jawabannya pasti variasi, ada yang bilang lima juta, ada yang bilang sepuluh juta atau ada yang bilang seratus juta, berapapun jawaban anda , pastikan anda mengerti betul bahwa nilai tersebut didapat jika ada modal yang 10X lebih besar. Misalnya jika anda mau mendapatkan lima juta sebulan pastikan ada memiliki modal minimal seratus juta yang ditaruh di broker anda.

Disini saya tidak bicara omong kosong, mungkin buat pembaca yang belum pernah merasakan pahitnya trading, akan bilang sampah tulisan di artikel ini. Cita cita bisa trading for living akan membuat anda semua mengalami pahit dan senangnya trading itu,  dan terakhir hanya 5% orang yang bener bener bisa trading for living.

Kembali ke point awal bahwa ketika seorang pemula ditawarin ikut sebuah training yang katanya bisa menghasilkan ratusan persen per hari atau per bulan,  dan sangat gampang bahkan dengan modal kecil? Yuk kita hitung, misalnya modal anda $1000, anda dapat 10% per hari berarti sudah $100 perhari, dengan 20 hari trading , well kita asumsikan deh anda trading hanya 10 hari sebulan bearti 10 hari *$100 = $1000, bearti dengan 10 hari trading saja profit kita sudah 100% artinya sebulan 1200%. Benarkah seindah itu?

Seandainya saya ada modal $10.000 bearti bulan depan uang saya akan menjadi $20.000, bener tidak logiknya seperti itu dan apakah itu realistis? Pendapat saya tidak. Coba deh kita pikir baik baik, berapa ratus juta orang yang punya uang lebih dari sepuluh juta rupiah, dan jika trading sangatlah sederhana dan gampang seperti itu, bukankah semua orang akan menjadi sangat lah kaya? Pada kenyataannya, banyak teman saya, atau ada yang ngobrol dengan saya semua menceritakan kisah sedih mereka. Kembali lagi pada mindset. Mindset harus benar dahulu baru anda semua bisa trading dengan baik dan bisa trading for living

  • Strategi Trading

Berapa banyak orang yang berguru kemana mana dengan satu kata yaitu mencari holy grail strategi? Banyak. Ataukah anda semua pernah mendengar bahwa jangan pakai indicator ini , itu false. Wah saya ketawa aja ketika di forum banyak tulisan seperti itu.

The truth is , tidak ada holy grail strategi. Anda semua harus paham itu. Mindset nya dibenerin dulu baru bisa trading dan profit. Market itu selalu berubah, uang akan selalu berputar mencari titik kesimbangannya. Contoh ketika  ada perang, mata uang apa yang paling aman? atau ketika dunia aman damai tentram, mata uang apa yang paling ok, atau saham  apa yang paling diminati ketika pemerintah mengumunkan suatu perubahan?

Indicator koq disalahin? Wah bisa marah neh yang jago IT. Apa sih indicator itu? itu khan hanya lah sebuat alat yang sudah dicoding berdasarkan harga yang keluar di chart. Misalnya ketika chart naik pastilah indicator naik, nah ketika kita melalukan buy dan chart turun, apakah indicator nya false? Tidak, indicator hanya alat untuk membaca saja, bukan dijadikan acuan buy or sell, jadi kenapa harus disalahkan? Hayoo…siapa yang sudah menyalahkan indicatornya? Logikanya begini , ketika anda (yang pria yah) melamar wanita pujaan anda, anda melamar dan meminta ijin orang tuanya donk, ketika ijin didapat maka jadilah anda menikah. Nah ortu disini adalah chartnya, grafiknya, jadi utamakan adalah chart. Di level ini ada banyak orang yang sudah  sadar, mulailah membuang semua indicator yang ada, mulailah mereka memakai chart dengan bantuan fibo , teknik dow jones dan lain sebagainya. ( kita akan bahas fibo dilain artikel yah, ingatin saya aja di group telegram). Note yah, saya bukan benci indicator loh, saya juga pakai tetapi saya pakai sesuai dengan fungsinya dan saya tidak menyalahkan indicator saya.

Jadi selanjutnya pakai indicator atau tidak pakai? Jawabannya terserah. Selama mindset sudah benar, mau pakai indicator atau tidak pakai itu adalah pilihan masing masing. Saya malah jarang bangat lihat chart ketika trading options, jika lihat pun hanya cari Support Resistance saja, tidak peduli yang lain. Tidak perlu FIBO, tidak perlu analisa EW, Dow Jones dan lain lain.

Once your are in Condor trade, you don’t care about the market, the news, or the price prediction

Saya sendiri trading di options market sudah hampir tidak lagi melihat chart, saya juga tidak peduli news, tidak lagi analisa chart dikarenakan mindset saya sudah saya perbaiki, saya tidak lagi mencari profit setinggi tingginya tetapi yang saya pedulikan adalah bagaimana mengelola aset saya supaya tidak ada yang terkena stop loss dan saya bersyukur winning trade saya masih 100% di tahun 2017 ini.

  • Coach/ trainer

Bagian ini paling menarik, Ketika seorang pemula atau seorang trader sudah merasa bahwa ilmu yang didapat tidaklah cukup untuk bisa trading for living, maka mulailah mereka mencari sosok “Guru” tetapi sayangnya banyak sekali sosok “Guru” yang mungkin tidak bisa mengajar atau mungkin tidak bisa trading karena hanya tertarik mendapatkan uang dari pelatihan trading options.

Pengalaman saya, bahwa sampai pada hari ini saya masih disodori bukti bukti profit mereka seolah olah mereka trading dan profit, tetapi dikarenakan mereka bukan benar trading, ketahuan juga bahwa accountnya adalah virtual.  Yang paling sering dipalsukan adalah acccount statement

 Sharing knowledge

Saya jelaskan dahulu, bahwa di trading addict  kita ada group di telegram dimana semua trader bisa berdiskusi dan saling sharing OP dan TP, berdiskusi tentang Forex dan Options, dan terkadang kita juga melakukan Fun Gathering di Jakarta, Surabaya dan Bandung dengan biaya sangat murah, hanya sekedar membayar makanan dan sewa tempat saja.

Hal yang dibahas:

  1. Mindset
  2. Strategi Trading

Oleh karena itu, saya mengundang semua orang yang membaca untuk join group telegram kita , dan tidak usah khawatir biaya karena tidak dipungut biaya apapun untuk bergabung. ( Read : Trading Addict Testimoni)

Demikian sharing trading for living part I, semoga saya masih ada kesempatan dan waktu untuk melanjutkan di sesi II. Silahkan yang mau comment dibawah